Banner-Top
Banner-Top

Miris, Oknum Polisi di Matim diduga lakukan Tindakan tidak Terpuji

Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi

BORONG, POSFLORES.COM--Seorang Polisi aktif yang bertugas di wilayah hukum Polres Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur diduga lakukan aksi tak terpuji. VS, demikian inisial Polisi tersebut diduga menarik paksa mobil dari tangan debitur yang menunggak pembayaran kredit  kepada kreditur yang berdomisili di Jakarta.

 

 

"Pak VS bertugas di Polres Manggarai Timur. Dia telah menarik mobil dari saya. Saya heran, kok Polisi kerjanya seperti itu. Tanggal 26 September 2020,  Pak VS mendatangi Rumah saya di Kampung Maumere untuk ambil mobil Ayla dengan dengan nomor plat  B 2266 KFG,'' ujar R, (27/9/2020).

 

Menurut R, VS mengaku diminta AO selaku kreditur untuk menarik mobil tersebut. AO kata R, berdomisili di Jakarta. Saat tiba di rumah, VS menyuruh dirinya berbicara dengan AO melalui telepon.

 

"Saat telepon AO tanya saya. Apakah masih bersedia untuk lanjut kredit. Kalau kamu mau lanjut silakan bayar uang Rp. 5000. 000 juta untuk buka blokir dan tambah bayar angsuran dua bulan,'' ucap R meniru perkataan AO.

 

Diakui R, dirinya juga diancam AO. Jika tidak mampu bayar maka mobil akan dibawa VS.

 

"Karena saya belum ada uang lalu saya menyerahkan kunci mobil tersebut ke VS. Saat itu juga  VS langsung membawa mobil tersebut ke kediaman VS.

 

Berdasarkan pengakuan R, pada tahun 2019 lalu, dirinya membeli mobil dengan sistem kredit  dengan uang Muka 30 Juta kepada AO. Hasil kesepakatan lisan saat itu dirinya harus membayar angsuran Rp. 2. 300.000, selama 29 bulan.

 

Menurut pengakuan R, dirinya telah mengangsur selama 13 bulan dari 29 bulan yang disepakati. Karena pandemi Covid-19, dirinya kesulitan uang hingga berimbas pembayaran kredit yang menunggak.

 

Sementara itu, Kapolres Manggarai Timur, AKBP Nugroho Arie Susanto saat dihubungi via whatsapp belum memberikan pernyataan saat dimintai  tanggapannya. (Tim)

Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top