Banner-Top
Banner-Top

Nasib Dana Anggur Merah di Desa Bea Ngencung tidak Jelas, ini kata Ketua Pengelola

Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

BORONG, POSFLORES.COMGabriel Gai, selaku ketua pengelola dana Anggur Merah (Anggaran untuk Rakyat Menuju Sejahtera) di Desa Bea Ngencung, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggrai Timur, menanggapi informasi simpang-siur terkait pengelolaan dana tersebut yang dipinjamkan kepada orang-orang tertentu saja.

Gabriel, kepada posflores.com, Sabtu, 13 Juni 2020 membenarkan kalau uang tersebut hanya dipinjamkan pada orang tertentu saja dengan jumlah yang cukup besar. Menurut Gabriel, kekeliruan ini terjadi pada masa pemerintahan Kepala Desa Bea Ngencung yang lama.

“Benar uang itu dipinjamkan pada orang tertentu saja dengan jumlah maksimal 10 juta rupiah per orang. Ini terjadi pada masa pemerintahan kades sebelumnya, karena ia sendiri yang mencairkan dana anggur merah untuk para peminjam,” jelasnya.

Menurutnya, dana anggur merah di Desa Bea Ngencung selama ini sudah dikelola dalam bentuk koperasi dengan bunga yang cukup rendah, sehingga jumlah nasabah cukup banyak.

“Dana anggur merah di desa ini tidak mungkin hilang, karena uang tersebut sudah dipinjamkan pada empat puluhan lebih anggota. Bunga yang kami terapkan cukup rendah, hanya 1% saja,” ungkapnya.

Dikatakan Gabriel, dalam waktu dekat dirinya akan berkomunikasi dengan pendamping anggur merah dan kepala desa untuk membicarakan pengelolaan dana ini.

“Selama ini para peminjam tidak cicil karena alasan corona. Dalam waktu dekat saya bersama pendamping anggur merah dan kades akan membahas persoalan ini. Saya berjanji, setelah dana ini sudah terkumpul kembali, maka akan dicairkan lagi pada anggota yang juga membutuhkan sokongan dana ini,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bea Ngencung, Evaristus Indrano mengaku sudah menginformasikan kepada masyarakat untuk memulihkan kembali pengelolaan dana ini.

“Saya sudah menginformasikan pada masyarakat, kalau nantinya pihak desa akan melakukan pemulihan terkait pengelolaan dana ini. Dan mereka sangat merespon positif,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga Desa Bea Ngencung  mempertanyakan nasib dana anggur merah di desa tersebut. Menurutnya, dana ini hanya dipinjamkan pada orang tertentu saja dengan jumlah yang cukup besar. [Marselino Ando]

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top