Panggung Kreasi SMPK Rosa Mistika Waerana Membuat Penonton Terhipnotis

oleh -821 views
Penonton memadati ruangan pertunjukan Seni di Waerana. Foto/Nardi Jaya.

Oleh: Nardi Jaya

 

BORONG, POSFLORES.COM–Musik memberi jiwa pada alam semesta, memberi sayap pada akal, dan menerbangkan imajinasi.
Ketika kata-kata gagal, musik berbicara. Musik adalah wahyu yang lebih tinggi dari segala kebijaksanaan dan filosofi.

Pelukis menciptakan karyanya diatas kanvas. Musisi menciptakan karyanya diatas keheningan. Orang yang mendengar musik merasakan kesunyian yang mendamaikan. Syair di atas Penulis persembahkan sebagai wujud apresiasi untuk memuji penampilan dari siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Rosa Mistika Waerana.

Lembaga SMPK Rosa Mistika menggelar Panggung kreasi itu sudah menjadi hal yang biasa. Namun, ada keistimewaan tersendiri dari karya yang dipersembahkan oleh siswa-siswi SMPK Rosa Mistika kepada penonton. Para siswa dengan lihai dan aduhai membawakan tarian adat dan musik-musik lokal yang jarang dipentaskan, selain itu pelafalan dan penghayatannya sempurna nyaris tiada yang salah.

Anak-anak SMPK Rosa Mistika sedang mengisi acara Panggung Kreasi. Foto/Nardi Jaya.

Darius Tonis, salah satu Guru di SMP tersebut mengatakan bahwa anak asuhnya keseringan memainkan musik lokal seperti musik suling, rangkuk alu dan seni tari adat Manggarai Timur.

“Mereka memang sering bermain musik lokal seperti Suling baik pada saat di Sekolah waktu senggang, maupun di rumah. Tak hanya tarian dan musik lokal. Beberapa pertujunkkan yang kami pentaskan itu adalah, Musik solo, pop, vocal group dan drama, itu berkat latihan yang intens selama ini,” kata Darius.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rene Daem Kelurahan Rongga Koe, Kecamatan Kota Komba tersebut, bertema “Mari Berkreasi Bersama SMPK Rosa Mistika Waerana” yang berlangsung selama Tiga (3) hari, terhitung sejak tanggal 4 sampai tanggal 7 Oktober 2019.

Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa turut menghadiri dan ikut meramaikan kegiatan pentas seni sekaligus turut mendukung kreatifitas yang disungguhkan oleh anak-anak bangsa itu. Mereka terhipnotis ketika mendengarkan musik suling, tarian adat dan drama yang dibawakan dengan sungguh-sungguh nyaris tanpa cacat.

“Saya merasa bangga dan tidak menyangka ketika anak saya membawakan tarian adat tadi. Padahal saya sebagai orang tuanya hanyalah tukang peracik Sopi. Sungguh saya tidak menyangka,” ucap Edi ketika menyaksikan anaknya membawakan tarian adat dengan iringan suling dan gendang.

Kegiatan yang berlangsung pada malam hari itu sangat ramai dan meriah lantaran dapat menghipnotis masyarakat Kecamatan Kota Komba yang terus berdatangan ke lokasi kegiatan.

Kepala Sekolah SMPK Rosa Mistika melalui wakilnya Klemes Grembes, ketika berbincang dengan Posflores.com menyampaikan  tujuan dan motivasi dari kegiatan tersebut.

“Banyak sebenarnya tujuan dari kegiatan ini. Pertama, melatih anak untuk berkreatifitas yang hasilnya akan mendatangkan uang.
Kedua, melatih anak untuk hidup bersama masyarakat dengan melayani orang banyak lewat kegiatan yang berguna dan memotivasi generasi-generasi berikutnya,” pungkas Klemes

“Selaku guru, lanjut Klemes, kami sangat berharap dukungan dari orang tua serta dukungan dari Pemerintah terkait kegiatan dari anak-anak didik kami di Sekolah ini.”

Riuh riang penonton mewarnai malam kesenian di atas lereng bukit Nggusi itu sambil sesekali terciduk  menikmati snack buatan tangan anak-anak Rosa Mistika.(*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *