Banner-Top
Banner-Top

Pedagang di Pasar Borong Mengaku Sepi Pembeli

Pedagang sayur dan Sembako di Pasar Borong, Fita dan Habibah. Foto/Ando.
Pedagang sayur dan Sembako di Pasar Borong, Fita dan Habibah. Foto/Ando.

BORONG, POSFLORES.COMPedagang di Pasar Borong, Kabupaten Manggarai Timur mengeluh. Hal ini dikarenakan penghasilan yang semakin merosot semenjak pemerintah menerapkan kebijakan soccial distancing (pembatasan sosial).

Sorang penjual sayur yang berasal dari Kampung Pandu, Desa Lembur, Kecamatan Kota Komba mengaku, penghasilannya merosot tajam semenjak pemerintah menerapkan kebijakan pembatasan sosial pada bulan Maret.

“Penghasilan saya merosot tajam sejak bulan Maret kemarin. Hal ini karena kurangnya pembeli yang berkunjung ke pasar,” ungkap Fita kepada posflores.com, saat ditemui di lapak jualannya, Kamis, 7 Mei 2020.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebelum wabah covid-19, pendapatannya dalam sehari dapat mencapai Rp. 400.000, sedangkan saat ini pendapatannya hanya Rp. 50.000 per hari.

“Dulu, dalam sehari pendapatan saya bisa mencapai Rp. 400.000 per hari, namun sekarang hanya Rp. 50.000 saja. Uang ini hanya untuk biaya ongkos bemo saja,” jelasnya.

Hal serupa dialami oleh Habibah, seorang pedagang sembako yang berasal dari Borong. Kepada posflores.com ia menjelaskan bahwa, dulu dalam sehari penghasilannya mencapai Rp.500.000, sedangkan sekarang hanya Rp.100.000 saja per hari.

“Sejak bulan Maret pembeli sangat berkurang dan itu mempengaruhi penghasilan saya . Dulu sebelum diterapkannya kebijakan pembatasan sosial, dalam sehari penghasilan mencapai Rp.500.000. Kalau sekarang hanya Rp.100.000 saja,” jelasnya.

Dirinya berharap, musibah covid -19 ini cepat berlalu, supaya perputaran roda perekonomiannya kembali seperti semula.

“Semoga musibah ini cepat berakhir, supaya penghasilan jualan saya bisa seperti dulu lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Manggarai Timur, Fransiskus P. Sinta, tidak memberikan tanggapan ketika posflores.com meminta tanggapan melaui pesan whatsapp, terkait keluhan pedagang di Pasar Borong. [Marselino Ando].

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top