Sen. Des 9th, 2019

Lugas, Berani, Independen

Pemda Matim: Guru Honor Dimohon Bersabar, Jangan Terprovokasi

3 min read

Kadis P dan K manggarai Timur, Basilius Teto. Foto/Yon Sahaja

Oleh: Yon Sahaja

 

 

BORONG, POSFLORES.COM–Pemberitaan terkait  dana insentif untuk guru honorer di Manggarai Timur, cukup hangat dibicarakan publik akhir-akhir ini. Pasalnya, hak yang seharusnya diterima oleh para guru untuk bulan Juni dan Juli tahun 2019 tidak diberikan dengan alasan keterbatasan anggaran. Terkait hal tersebut Pemda Manggarai Timur-pun secara resmi menanggapi keluhan para guru honorer. Berikut rilis pernyataan resmi Pemda Matim yang diterima posflores.com dari Humas Protokoler Matim.

Dapat dijelaskan bahwa, Pemerintah akan tetap mencari solusi untuk Tamsil dua bulan yang belum terbayar untuk guru honorer di Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Guru guru honorer dimohon untuk bersabar, dan ikuti proses yang ada, sambil menanti kepastian solusi selanjutnya terkait Tamsil 2 bulan yang kurang di tahun anggaran 2019. Pemda Matim bertekad akan tetap mencari solusi terbaik, walau hingga masuk tahun anggaran 2020 mendatang.

 

Untuk diketahui, bahwa guru honor di Matim direkrut oleh pihak sekolah sendiri dan mendapat gaji pokok dari sekolah itu sendiri. Data 2019 yang ada,  guru honor dari Sekolah Negeri maupun Sekolah Swasta dari semua jenjang (TK,  SD, dan SMP) di Matim sejumlah 3144 guru yang mengikuti seleksi dan yg memenuhi standar kualifikasi akademik berdasrkn permendiknas no 16 tahun 2007, dan dari analisis kebutuhun guru di tk sd dan smp negeri di kabupaten manggarai timur berjumlah 2183 guru. Dari 2183 guru honor berdasarkn analisis kebutuhan di TK, SD dan SMP di sekolah negeri,  yang baru tercover anggaran insentif sesuai kondisi keuangan daerah dengan sebutan insentif baru 928 orang guru pada DPA induk dinas P dan K tahun 2019.

Jumlah ini masih mengacu anggaran bawaaan tahun sebelumnya/anggaran 2018, dengan besaran 750 ribu per bulan. Sedangkan 962 guru yang mengabdi disekolah swasta dibantu dengan nomenklatur dana hibah, sebanyak 543 orang guru dengan besaran tambahan penghasilan 500 ribu per bulan.  Hal ini sesuai dengan kondisi keuangan daerah. Memasuki tahun anggaran 2019, pembayaran guru insentif bagi guru honor di Sekolah Negeri mengalami pergeseran perubahan penjabaran dengan alokasi awal hnya 928 guru namun dinaikn jumlah penerima menjadi 1942 orang guru,  dengan tujuan akan dilakukan penyesuaian secara merata soal penghasilan tambahan bagi guru
dan selanjutnya diberi insentif sesuai kondisi keuangan daerah untuk lima bulan pertama tahun anggaran 2019 terhitung dari bulan januari sampai bulan mei tahun 2019 dengan besaran 750 ribu per bulan. Sedangkan untuk 7 bulan berikutnya, terhitung dari bulan juni hingga desember tahun anggaran berjalan, akan dianggarkan di APBD perubahan.

 

Dengan tujuan akan dilakukan penyesuaian secara merata soal penghasilan tambahan bagi guru honor di negeri dan swasta serta penataan kembali keadaan guru disemua jenjang sekolah sesuai kebutuhan dan syarat kualifikasi dengan tes terbuka. Hasil ujian langsung diumumkan dalam bentuk lembaran hasil tes di Dinas P dan K setempat. Rencana ini ternyata tidak didukung oleh kondisi keuangan daerah. Besaran anggaran yang diajukan untuk membiayai jata 7 bulan tamsil bagi 1942 orang guru tidak terwujud, sehingga Pemda Matim melalui dinas P dan K mengambil kebijakan dengan cara pengurangan jumlah bulan menjadi 5 bulan, terhitung dari bulan agustus hingga desember dan jumlah angka uang pembayaran Tamsil sebesar 500 ribu kepada guru Bosda. Kebijakan ini semata mata akibat kondisi keuangan daerah.

Penambahan jumlah guru penerima Tamsil ini hakekatnya dilakukan secara bertahap, sehingga semua guru honor nantinya semua akan tercover dengan anggaran Tamsil non pns. Pemda menyampaikan terimakasih kepada para guru yang telah bekerja dengan tilus dan iklas. Pemda Matim menyampaikan permohonan maaf atas kondisi ini. Pemda Matim meminta para guru jangan terprovokasi. Mohon tetap fokus dengan kerja, agar semua berjalan dengan baik dan aman.(*)

Facebook Comments