Pemda Matim: ODP Covid-19 di Matim Sisa Tiga orang

Boni Hasudungan. Foto/ist.

BORONG, POSFLORES.COMJumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19, asal Kabupaten Manggarai Timur (Matim) tidak bertambah, sejak Bupati Manggarai Timur keluarkan Instruksi Bupati pada tanggal 6 Mei lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur, Boni Hasudungan Siregar, kepada posflores.com, pada Jumat, 15 Mei 2020.

“Terbukti jumlah ODP tidak bertambah dan saat ini sisa tiga orang. ODP tersebut berada di Shelter Lehong,” ucap Sekda Boni.

Boni menjelaskan, dengan Instruksi Bupati bernomor BPBD. 360/160/V/2020 tersebut, warga yang berasal dari luar daerah yang masuk ke wilayah Kabupaten Manggarai Timur semakin berkurang. Boni berharap langkah ini bisa mencegah penyebaran Covid-19 di Manggarai Timur.

Sementara itu, terkait adanya Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yang baru-baru ini lolos masuk ke Ibu Kota Borong, Sekda Boni menjelaskan hal itu terjadi saat instruksi bupati belum diterbitkan.

“Warga yang statusnya PDP ini datang dari Labuan Bajo ke Borong pada tanggal 8 April 2020. Saat itu Manggarai Barat masih zona hijau, sehingga belum dianjurkan untuk karantina mandiri, apalagi saat datang dan periksa di pos jaga Mano, yang bersangkutan sehat saja,” jelas Sekda Boni.

Boni menjelaskan, setelah hampir 1 bulan di Borong, yang bersangkutan mengalami demam dan ada gangguan pernapasan, tapi dia (PDP) tidak langsung ke faskes atau melapor ke posko terdekat.

“Setelah kita ketahui, kita langsung tangani dengan pertimbangan datang dari zona merah. Walaupun Mabar ditetapkan sebagai zona merah pada akhir April 2020, tetapi kita tetap menanganinya secara khusus mengingat pasien positif covid-19 Mabar datang dari Gowa dan tiba di Labuan Bajo pada tanggal 23 Maret 2020,” jelas Boni.

Menurut Boni, untuk kebijakan mengatasi penyebaran Covid-19 dari jalur Labuan Bajo, Pemda Matim masih dengan instruksi bupati tentang pengendalian transportasi selama masa mudik idul fitri tahun 1441H.

Dikatakan Boni, untuk mengantisipasi Zona Merah labuan bajo, instruksi kedisiplinan harus diperketat oleh posko pintu masuk Manggarai Timur, seperti di Mano, Gongger dan di Wae Lengga.

“Semua ODP termasuk OTG kita jemput dan antar dengan mobil Ambulance dan tetap mengikuti protokol untuk mengembalikannya ke rumah,” tutup Hasudungan. [wil Susu]

Facebook Comments

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0