Banner-Top
Banner-Top

Pemda Ngada Hentikan Pencarian Korban Banjir Bandang di Malapedho

Korban Banjir Bandang, mikael Jekot Belum ditemukan. Foto/Ist.
Korban Banjir Bandang, mikael Jekot Belum ditemukan. Foto/Ist.

NGADA — Pemerintah Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur secara resmi memutuskan proses pencarian terhadap Mikael Jekot, korban hilang akibat banjir bandang yang terjadi pada 3 September lalu di Kampung Malapedho, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada dihentikan.

Keputusan itu ditanda tangani Wakil Bupati Ngada, Raymundus Bena, S.S, M.Hum yang diambil berdasarkan hasil kajian tim reaksi cepat BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Ngada, Jumat, 10 September 2021.

Berikut poin keputusan yang ditetapkan Pemkab Ngada yang diterima posflores.com.

Foto/SC SK Pemda Ngada.

Sebagaimana diketahui, usaha pencarian terhadap korban Mikael Jekot telah dilakukan tim gabungan tanggap darurat yang terdiri dari TNI/Polri, Basarnas dan tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Ngada selama 7 hari berakhir sia-sia. Hingga akhirnya proses pencarian pun dihentikan.

Berdasarkan informasi yang diterima posflores.com, korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan akibat banjir bandang tersebut yakni dua orang, satu orang dewasa (wanita) dan satu orang balita (wanita). (Yon)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top