oleh

Pemuda Peduli Demokrasi Gelar Seminar Di UNIKA St. Paulus Ruteng

Oleh: Valery Isno

 

RUTENG, POSFLORES.COMPemuda Peduli Demokrasi menggelar seminar di Aula Missio Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng pada Sabtu (07/12/2019). Seminar tersebut mengusung tema “QUO VADIS PILKADA SERENTAK RAKYAT BERDULAT, INDONESIA MAJU.

Ketuai panitia seminar, Dionisisus Upartus Agat, kepada posflores.com mengatakan, bahwa seminar tersebut adalah aksi dalam memberikan pendidikan publik khususnya kaum muda demi terwujudnya cita- cita demokrasi dalam menghadapi pilkada serentak 2020 mendatang.

“Seminar ini bagian dari cara kami untuk memberikan pendidikan demokrasi kepada seluruh teman-teman muda untuk ikut berpartisipasi dan aktif dalam membangun daerah melalui pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 mendatang,” ujar Agat dalam sambutan kegiatan tersebut.

Kegiatan ini, lanjut Agat, juga bertujuan untuk mendekatkan diri teman-teman muda dengan para calon yang kemudian akan dipilih. Juga untuk memberi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan secara langsung gagasan representatif dari teman-teman muda kepada para calon pemimpin yang akan bertarung di 2020.”

Tiga pemateri yang hadir dalam seminar yang diselenggarakan tersebut, di antaranya; Dr. Mantovanny Tapung, S.Fil., M.Pd. Tapung memberikan materi tentang efektifitas dalam demokrasi di Indonesai, dalam konteks pilkada Manggarai. Benediktus Tiwu, S.pd, selaku pengurus pusat PMKRI, juga membawakan materi tentang sebab dan akibat pemilihan langsung dan tidak langsung. Yang berilutnya Dr. Bernadus Barat Daya, ia membawakan materi tentang Polemik Revisi UU Pilkada langsung atau tidak Langsung.

Dr. Mantovanny Tapung, S.Fil., M.Pd, dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa tema yang dibawakan tersebut merupakan erat kaitannya dengan pilkada serentak.

“Pasti ada relevansinya, karena kita berasumsi bahwa tidak ada perubahan mengenai skema yang telah ditetapkan bilamana sejauh ini sistem pemilihan umum masih dilaksanakan secara berlangsung,” ujar Mantovanny Tapung, yang juga saat ini tengah mencalonkan diri sebagai bakal calon wakil Bupati Manggarai mendampingi Ir. Gusti Ganggut.

Tapung pun berharap agar pilkada di Manggarai yang berlangsung kali ini, akan berjalan sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh KPU.

Maka sekali lagi, saya berharap partisipasi semua masyarakat dan kaum muda itu sangat penting,” ujar  Mantovanny.

Senada dengan Mantovanny, Benediktus Tiwu, menuturkan bahwa, mahasiswa harus mengambil peran sebagai insan yang kritis. Selain itu, kata Dia, mahasiswa harus lebih aktif dalam melakukan kontrol terhadap setiap proses politik.

Lebih khusus juga Mahasiswa yang jadi agen kontrol. Karena mereka yang lebih paham tentang dinamika demokrasi, dengan ini bisa menjadi bekal dalam kaderisai organisasi nasional,” jelas dia.(*)

Facebook Comments

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

News Feed