Banner-Top
Banner-Top

Pengelolaan Dana Anggur Merah di Matim tidak Jelas

Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

BORONG, POSFLORES.COM--Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Manggarai Timur, Fransiskus P. Sinta, belum memberikan jawaban yang pasti kepada media massa tekait persoalan dana Anggur Merah (Anggaran untuk Rakyat Menuju Sejahtera) yang akhir-akhir ini banyak dikeluhkan masyarakat.

Kadis Fransiskus, ketika dihubungi posflores.com beberapa waktu lalu belum memberikan jawaban pasti terkait pengelolaan dana tersebut.

Sementara itu, Sipri Pempot, salah satu mantan staf Bappeda Matim, kepada posflores.com beberapa waktu lalu mengatakan bahwa, Bappeda Kabupaten Manggarai Timur hanya sebatas memfasilitasi.

"Jumlah uangnya sebesar RP 250.000.000, per kelurahan dan desa. Mekanisme penyalurannya juga diterima langsung oleh mereka (kelurahan/desa) melalui BANK NTT waktu itu. Dalam hal pengawasan, setiap desa dan kelurahan telah memiliki pendampingnya masing-masing," kata Sipri.

Seperti diketahui, banyak pengaduan dari masyarakat terkait pengelolaan dana anggur merah yang tidak tepat sasaran. Salah satunya di Desa Bea Ngencung. Menurut pengakuan warga yang namanya tidak mau dimediakan, dana tersebut dialihkan dalam bentuk koperasi, namun hanya dipinjamkan pada orang tertentu saja dengan manajemen yang buruk. [Marselino Ando]

Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top