Banner-Top
Banner-Top

Pengerjaan Lapen di Desa Golo Meni, Matim dikerjakan secara Swakelola

Ritual Adat sebelum pengerjaan Lapen. Foto/Yopie.
Ritual Adat sebelum pengerjaan Lapen. Foto/Yopie.

MANGGARAI TIMUR — Pemerintah Desa Golo Meni, Kecamatan Kota Komba Utara, Manggarai Timur, libatkan masyarakat dalam pengerjaan Lapen (Lapisan Penetrasi) sepanjang 425 Meter, Kamis, 4 November 2021.

Dana pengerjaan Lapen tersebut bersumber dari DD (Dana Desa) senilai Rp.487 juta untuk tahun anggaran 2021. Proses  pengerjakannya dilakukan secara swakelola untuk dua (2) lokasi, yakni Dusun Mukun dan Dusun Ngela.

Pantauan posflores.com (4/11/2021), sebelum pengerjaan Lapen dimulai didahului dengan ritual adat. Hal itu dilakukan untuk menghormati para leluhur.

“Lapen ini dikerjakan secara swakelola yang melibatkan kelompok masyarakat. Alokasi dana pengerjaan Lapen ini, merupakan sisa anggaran dari penangan Covid-19 dan BLT (Bantuan Langsung Tunai),” kata Paulus, Kepala Desa Golo Meni.

Menurutnya, pengerjaan lapen tersebut berdasarkan musyawarah mufakat masyarakat, dari tahap awal sampai tahap penentuan HOK (Harian Orang Kerja).

“Kita kerja secara padat karya tunai. Saya berharap, masyarakat dari dua dusun untuk antusias dalam menyambut program ini,” tutupnya. (Yopie)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top