Banner-Top
Banner-Top

Pengerjaan Lapen Di Kota Komba Oleh CV. Natalia Diduga Asal Jadi

Kondisi lapen yang menjadi sorotan masyarakat di Kota Komba. Foto/Nardi Jaya.
Kondisi lapen yang menjadi sorotan masyarakat di Kota Komba. Foto/Nardi Jaya.

Oleh: Nardi Jaya

 

BORONG, POSFLORES.COMProyek pengerjaan lapen (Lapisan Penetrasi) oleh CV. Natalia dengan nama paket Sp. Mok-Ajang-Waelengga mendapat sorotan warga setempat.

Pasalnya, proyek pembangunan yang menghabiskan dana 7 Miliyard lebih itu dalam pengerjaannya diduga asal jadi. Hal ini dikatakan Kurdin, pengguna jalan asal Kampung Wae Kekik, Desa Ranakolong, Kecamatan Kota Komba, Manggarai Timur.

Kemarin saat dilokasi tersebut, tanpa sengaja kaki teman saya menginjak aspal lalu kakinya tenggelam dan aspalnya terkelupas. Saat itu dia hampir terjatuh, lalu kami berdua melihat bagian dalamnya. Nampak aspal tersebut terlihat tidak kuat dan diduga karena kurangnya campuran aspal. Lokasi tersebut dikerjakan lebih dahulu dan jaraknya kira-kira 600 meter dari lokasi pengerjaan baru,” ucap Kurdin.

Menanggapi sorotan warga tersebut, direktur CV. Natalia sebagai kontraktor pelaksana proyek, Titus Minggu, menyayangkan sikap masyarakat yang merusak jalan lapen tersebut. Titus mengatakan bahwa dirinya akan tuntut balik warga telah melakukan pengrusakan pada jalan lapen tersebut.

Saya menyayangkan sikap warga yang mencungkil aspal tersebut. Dan saya akan tuntut balik karena lakukan pengrusakan. Jika ada yang tidak beres dilokasi kan bisa datangi para pekerja di lapangan atau mengadu ke PUPR. Jangan kasih tambah rusak lagi itu jalan. Hari ini (27/11) saya akan ke lokasi, mau cek pekerjaan tersebut,” kata Titus.

Informasi yang berhasil dihimpun Posflores.com. Warga Desa Ranakolong akan mendatangi dinas PUPR Kabupaten Manggarai Timur juga ke kantor DPRD Manggarai Timur untuk mengadu persoalan pembangunan jalan tersebut.(*)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top