Pengerjaan Selokan Di Manggarai Diduga Asal Jadi

Selokan yang diduga kerja asal jadi. Foto/Isno.

Oleh: Valery Isno

 

 

RUTENG, POSFLORES.COM– Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Manggarai terus dilakukan oleh pemerintah. Namun persoalan yang sering terjadi selama ini adalah rendahnya kualitas pembagunan infrastruktur tersebut. Seperti halnya kualitas pembagunan selokan air di Desa Golo Woi, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai. Pembangunan terkesan asal jadi. Hasilnya sudah jelas buruk. Bagaimana tidak, baru sebulan usai pengerjaan, sudah ada tanda-tanda kerusakan.

Berawal dari keluhan masyarakat Desa Golo Woi terkait kerusakan tersebut, Posflores.com, coba telusuri langsung lokasi pembangunan pada Kamis 5 Desember 2019. Hasil  pantauan, kondisi saluran tersebut nampak sangat memperihatinkan. Terlihat tanda-tanda kerusakan sudah ada di beberapa titik sepanjang selokan itu.

Warga Desa Golo Woi, WG, yang kebetulan berpapasan dengan posflores.com di lokasi kerusakan, mengaku kecewa dengan sistem pembangunan tersebut.

“Sangat disayangkan pak, padahal baru sebulan sudah begini modelnya. Pembangunan ini hanya seoalah-olah seperti obat  penyembuh penyakit sementara,” ungkap WG.

Menurut WG semestinya pada saat pengerjaan harus ada pengawas khusus di lokasi yang paham tentang sistem pengerjaan selokan.

“Sehingga bila ada kerusakan atau salah pengerjaan maka segera diperbaiki. Tapi selama ini kita tidak pernah ada pengawasan dari kontraktor, jadi para pekerja semau-maunya saja untuk bekerja. Ini akibat karena kerja lepas begitu saja tanpa ada pengawasan. Malahan hanya menggunakan sub kontraktor. Dia kan cari untung juga. Tapi kalau seperti ini masyarakat di sini tentu menjadi korban,” ucapnya.

WG, berharap, kepada pemerintah setempat segera memanggil kontraktor pelaksana dari proyek tersebut agar seger memperbaiki kerusakan yang terjadi.

“Sebagai masyarakat, kami berharap semoga yang rusak diperbaiki lagi dan harus di kerjakan sesuai dengan aturan. Selain itu harus ada pengawasan penuh dari pemerintah saat pengerjaan berlangsung,” tutupnya.

Di tempat terpisah, Camat Cibal Barat, Karolus Mance, mengungkapkan akan segera meninjau lokasi proyek yang ada di ibu kota kecamatan itu.

“Nanti kita inventarisir semua drainase yang rusak dan kita surati kontraktor untuk segera memperbaiki. Karena sekarang belum PHO maka itu masih tanggung jawab kontraktor. Besok kita telusuri,”  tegas Camat Karolus.

Diketahui, bahwa pekerjaan selokan tersebut satu paket dengan pengerjaan jalan hotmix dari Kampung Raci, Desa Wae Codi menuju Desa Golo Woi kecamatan Cibal Barat. Adapun kontraktor pelaksana proyek tersebut adalah PT. Safari.(*)

Facebook Comments