Banner-Top
Banner-Top

Plt Desa Golo Lalong Kecewa Dengan DPMD Manggarai Timur

Kantor DPMD Manggarai Timur. Foto/Nardi Jaya.
Kantor DPMD Manggarai Timur. Foto/Nardi Jaya.

Oleh: Nardi Jaya

 

BORONG, POSFLORES.COMKornelius Fisgratus, mantan kepala desa yang kembali terpilih menjadi kepala Desa Golo Lalong, periode 2019-2025, mendatangi Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Manggarai Timur, pada Senin (9/12/2019).

Kornelis, tiba di kantor DPMD sekitar pukul 10:20 Witta, bersama bendahara desa, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), dan Pelaksana tugas (Plt) Desa Golo Lalong.

Keempat pejabat desa tersebut datang memenuhi undangan menghadap, untuk mengklarifikasi laporan masyarakat tentang adanya dugaan penyelewengan Dana Desa oleh mantan Kades.  Dan juga tidak ditandatanganinya surat pertanggungjawaban (Spj) pencairan dana desa tahap dua oleh Plt, Yoseph Marut, karena diduga Spj tersebut adalah fiktif.

Usai memberikan keterangan kepada dinas DPMD, kepada Posflores.com, Yoseph Marut, mengaku tidak puas karena DPMD bukannya konsisten dengan agenda klarifikasi, malah mengajaknya untuk membicarakan masalah tersebut secara kekeluargaan.

Saya ini datang lebih awal karena saya pikir untuk klarifikasi. Ehh, malah mereka meminta saya untuk menandatangani Spj itu dan membicarakan masalah ini secara kekeluargaan. Berarti agendanya sudah ubah. Bukan lagi klarifikasi tetapi mediasi. Nah saya tidak mungkin mau kah,” jelas Yoseph.

Hari Rabu, 11 Desember 2019, lanjut Yoseph, saya akan menghadap Inspektorat bersama 15 orang yang melapor. Surat panggilannya baru masuk. Namun jika tidak turun audit secapatnya, maka kami akan datang lagi dengan massa banyak.”

Sementara itu, mantan Kades Golo Lalong, Kornelius Fisgratus, enggan memberikan pernyataan kepada media. Kepada Posflores.com, dia berjanji akan memberikan keterangan kalau sudah bernegosiasi dengan Plt Yoseph Marut.

Sebentar malam saya ke rumah pak Plt untuk minta dia tanda tangan SPJ ase (adik). Kalau sudah, saya baru telepon balik ite,” tandas Fisgratus, Senin (9/12).

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Yoseph Durahi, melalui Kepala Bidang Pembangunan Desa Kasmir D. Aryanto membenarkan hal tersebut.

Mereka ini salah diperencanaan pak. Saya tidak tahu apa mereka paham atau tidak. Tapi setelah saya tanya-tanya tadi, justru plt.(Yoseph Marut) tadi yang salah. Itu Spj kan dia yang buat. Ini sama halnya dia lapor diri sendiri juga. Tapi kalau laporan dia terkait bukti fisik mungkin itu wajar,” pungkas Kasmir.

Dihubungi terpisah, Kepala Inspektorat Matim, Fansi Jahang, mengatakan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan turun ke Desa Golo Lalong untuk audit.

Saya sangat berterimakasih kepada media yang banyak membantu kami dalam hal ini. Dalam waktu dekat, pihak kami akan lakukan audit di lokasi. Harus itu,” tegasnya.

Informasi yang diterima Posflores.com, hari Rabu (11/12) sejumlah warga akan menghadap Inspektorat Matim termasuk Plt. Yoseph Marut.(*)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top