Jum. Feb 28th, 2020

Mengawal Nusa Tenggara Timur

Polisi Lakukan Penertiban Beberapa Tempat Hiburan Malam di Matim

2 min read

Polres Manggarai Timur lakukan penertiban pekerja cafe di Borong. foto/Nardy Jaya.

BORONG, POSFLORES.COM–Operasi penertiban sejumlah cafe dan tempat hiburan malam oleh Polisi Resor Manggarai timur (Polres Matim) yang berlokasi di sekitar pantai pantai Cepi Watu, dilaksanakan pada Rabu (5/2/2020).

Polres Matim dibawah pimpinan Kepala Bagian Operasional Polres Matim Yohanes B. Simon, melakukan pengecekan dan penertiban di empat Cafe berbeda yang ada di Cepi Watu yakni Cafe Cemara, Cafe D’Loby, Cafe Zona dan Cafe Pelangi.

Pantauan Posflores.com, hasil operasi tersebut, ditemukan beberapa tempat hiburan malam yang belum mengantongi izin operasional, beberapa wanita penghibur yang tidak memiliki kartu identitas alias KTP dan juga menemukan jenis miras yang tidak berlebel.

Salah satu pemilik Cafe yang namanya enggan dimediakan, kepada posflores.com mengaku, ijinan atas usaha Cafenya sedang dalam proses pengurusan di dinas perjinan Kabupaten Manggarai Timur.

“Saya sudah mengurusnya sejak lima bulan lalu Pa, tapi ijinannya belum keluar juga padahal pajak selalu rutin kami bayar tepat waktu,” kata dia.

Ketika ditanyai tentang kepemilikan minuman jenis Bir yang tidak berlabel di Cafenya, dia mengaku kalau minuman Bir tersebut dibelinya dari Toko Ritalux Borong.

Sementara itu Kabag Ops Polres Matim Yohanes Bastian Simon, saat diwawancarai oleh media ini menjelaskan kalau operasi dan kegiatan pengecekan Ijin tentang beberapa tempat hiburan tersebut sebagai langkah awal untuk melakukan pengamanan tempat hiburan tersebut untuk menghindari dari hal-hal yang meresahkan masyarakat.

“Target operasi kita pada malam ini hanya untuk menertibkan tentang ijin-ijin saja,dan kita menghimbau supaya jangan menggunakan narkoba dan masalah ketertiban harus diperhatikan,” tandasnya.

Cafe yang masih dalam proses urus ijinnya, kata Dia, kami suruh tutup tidak boleh beroperasi, setelah ijinnya keluar baru beroperasi, kalaupun mereka tetap beroperasi itu menyalahi aturan.

Sekarang kita belum melakukan penindakan, kita masih dalam tahap pemeriksaan ijin-ijin saja, nanti satu minggu atau dua minggu kemudian kami akan melakukan penindakan, kalau injin belum keluar dan mereka masih membangkang untuk beroperasi akan dilakukan penindakan keras,” pungkas Yohanes

Dirinya menambahkan, ini merupakan kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan,kita tidak akan berhenti sampai kapanpun karena ini merupakan tugas kita, kita akan terus menjaga sampai ketertiban itu ada.

Yohanes juga menghimbau agar pemilik Cafe dan para pekerja tidak menggunakan Narkoba dan simpan Laki Orang karena itu sumber malapetaka. [Nardy Jaya]

Facebook Comments