Banner-Top
Banner-Top

Polisi Tawarkan Mediasi, HS: Saya tetap Tempuh Jalur Hukum

HS di Mapolres Matim. Foto: Ando.
HS di Mapolres Matim. Foto: Ando.

BORONG, POSFLORES.COMKepolisian Resor Kabupaten Manggarai Timur menawarkan HS, Warga Desa Paang Leleng, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur untuk berdamai dengan FE yang diduga telah melakukan penganiayaan pada dirinya.

“Tadi malam HJ (polisi) sms ke nomor hp keluarga saya. Mereka minta hari ini saya datang ke Polres Matim,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, setelah beberapa lama berdiskusi dengan HJ, ia ditawarkan untuk mengurus kasus ini secara kekeluargaan.

“Tadi saya ditawarkan untuk berdamai dengan FE. Tetapi saya tetap konsisten untuk selesaikan persoalan ini melalui jalur hukum,” ungkapnya.

Menurut HS, HJ memintanya untuk menghadirkan 2 orang saksi supaya bisa memperkuat laporan yang ia sampaikan melalui Kasat Reskrim Matim beberapa minggu lalu.

“Saya diminta untuk menghadirkan 2 saksi pada hari rabu mendatang. Dan saya pun siap untuk menghadirkan saksi tersebut” tutupnya.

Sebelumnya, pada Senin, 8 Juni 2020, FE diduga telah melakukan tindakan penganiayaan terhadap HS. Hal itu dikarenakan korban pergi berkonsultasi ke kantor camat terkait BLT di desanya.

Menanggapi laporan tersebut, pihak Kepolisian kemudian melakukan pemanggilan terhadap FE. FE pun hadir bersama dua saksi yang kemudian diperiksa oleh Kasat Reskrim Manggarai Timur, Iptu Deddy S Karimoy pada tanggal 17 Juni 2020. [Marselino Ando]

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top