Banner-Top
Banner-Top

Politisi Golkar Soroti Alasan Kadinkes Matim Terkait Mobil Ambulance Masuk Kebun

Rikard Perlsi. Foto/Rikar.
Rikard Perlsi. Foto/Rikar.

MANGGARAI TIMUR, POSFLORES.COMRikard Persli, wakil ketua I DPD Partai Golkar Kabupaten Manggarai Timur menanggapi klarifikasi Kadinkes Matim, dr.Surip Tintin terkait penemuan mobil dinas (ambulance) di tengah kebun tepatnya di Wae Reca, Kecamatan Borong, Sabtu, 13 Maret 2021.

Menurutnya, jika mobil tersebut sudah tua dan tidak bisa dimanfaatkan lagi, sebaiknya tidak perlu digunakan sebagai mobil operasional Dinkes Matim.

“Apakah mobil operasional Dinkes Matim dipakai untuk petik sayur lantaran mobil ini sudah tua dan tidak bertenaga? Jikalau mobil ini sudah tua, sebaiknya tidak perlu digunakan lagi sebagai mobil operasional,” jelas Rikard kepada posflores.com, Minggu, 13 Maret 2021.

Rikard mengatakan, sebaiknya mobil dengan kondisi seperti ini dikandangkan saja. Pasalnya, jika mobil ini digunakan untuk kendaraan oparasional dinas, yang jelas ada biaya operasional kendaraan juga.

Mobil Dinas masuk kebun. Foto/NG.

“Saran saya, mungkin bisa mobil ini dikandangkan saja di Lehong (Ibu Kota Kabupaten Manggarai Timur). Hal ini berdampak jikalau mobil ini digunakan untuk kendaraan operasional dinas, pasti ada biaya operasional kendaraan,” katanya.

Menurut Rikard, lebih bagus kalau anggaran operasional untuk mobil dengan kondisi seperti ini dipergunakan untuk sesuatu yang lebih bermanfaat.

“Mungkin anggaran operasional mobil ini bisa dipergunakan untuk insetif tenaga medis atau kebutuhan urgen lainya di Dinkes Matim,” ucapnya.

Sebelumnya, 13 Maret 2021 pukul 16.31 Witta, NG, warga Desa Golo Kantar melihat mobil dinas (Ambulance) dengan nomor polisi EB 901 W parkir di tengah kebun di Wae Reca, Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong.

Mobil operasional Dinkes Matim. Foto/NG.

Sementara itu, Kadinkes Matim, dr.Surip Tintin telah membantah jika itu merupakan mobil ambulance. Menurutnya, itu mobil bekas ambulance yang sudah diperbaiki dan digunakan sebagai mobil operasional.

“Bukan mobil ambulance. Itu mobil bekas ambulance yang sudah kami perbaiki menjadi mobil operasional Dinkes Matim. Ada di kebun untuk petik sayur saja. Mobil sudah tua, tenaganya sudah lemah makanya digunakan sebagai kendaraan operasional saja. Kita juga biasa gunakan mobil tersebut untuk berbelanja di toko. Jadi itu mobil lama yang sudah kita perbaiki untuk keperluan operasional dinas. Tolong cari berita yang bermanfaat untuk masyarakat,” papar Tintin. (Tim)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top