Banner-Top
Banner-Top

Politisi PDIP ini Sorot Persematim Gagal Berlaga di ETMC

Yohanes Yorit. Foto/Yunt.
Yohanes Yorit. Foto/Yunt.

MANGGARAI TIMUR, POSFLORES.COM  — Harapan masyarakat Manggarai Timur untuk menyaksikan Tim kesayangannya, Persematim (Persatuan Sepak Bola Manggarai Timur) tampil diajang El Tari Memorial Cup atau ETMC  yang direncanakan akan berlangsung pada bulan Agustus 2021 di Kabupaten Lembata akhirnya pupus.

Hal tersebut lantaran Persematim tidak ambil bagian dalam ajang dua tahunan tersebut dengan alasan pandemi Covid-19.

Seperti disampaikan ketua PSSI Kabupaten Manggarai Timur, Boni Hasudungan Siregar belum lama ini. Menurut Boni, Persematim tidak dapat mengikuti turnamen bergengsi ETMC dengan alasan Covid-19.

Rupanya, apa yang disampaikan Boni mendapat sorotan dari beberapa pihak. Salah satunya politisi muda PDI-Perjuangan Kabupaten Manggarai Timur, Yohanes Yorit Poni.

Menurut Yorit, absennya Pemda Matim mengutus kontingen Persematim ke laga ETMC sebagai bukti bahwa pemda tidak survive dalam masa pandemi, terutama pada sektor pengelolaan anggaran ketika mengacu pada pernyataan ketua PSSI yang sekaligus Sekda Manggarai Timur.

“Sektor olahraga menjadi sektor yang tidak prioritas pada masa kepemimpinan ASET. Kalau tidak salah, baru kali ini Persematim absen dalam laga ETMC, padahal Persematim adalah salah satu tim andalan dalam laga ETMC, buktinya tercatat beberapakali Persematim masuk babak final,” katanya.

Ia juga mengatakan potensi olahraga Manggarai Timur khususnya sepak bola sangat luar biasa. Kata Yorit, aspek menejemen dan promosi perlu dibenahi.

“Banyak pemain muda berbakat di bidang olahraga yang mesti diexplor kemampuannya dengan keikutsertaan dalam event besar seperti ini. Hari ini terpantau ada beberapa pemain Matim yang dipakai oleh kabupaten lain,” ujarnya.

Yorit menambahkan, sektor olahraga menjadi pintu masuk promosi wisata matim.

“Saya ingat baik semasa Wakil Bupati Pak Ande Agas, rutin menyelenggarakan turnamen sepak bola antar kecamatan dengan berbagai macam pendasaran. Sedangkan Pemerintahan Aset kali ini memang sektor olahraga tidak mendapat tempat,” paparnya.

Yorit menegaskan, sektor olahraga mesti di perhatikan oleh pemda terhadap orang muda. Menurutnya, banyak manfaat olahraga tidak hanya buat kesehatan tapi juga sportifitas, kompetensi, ekonomi, persaudaraan dan juga pariwisata.

“Bagi saya paling konkrit program pemda soal pariwisata bisa melalui event olahraga di matim. Perlu diingat baik secara geografis matim sangat diuntungkan karena diapit oleh dua kabupaten dengan daerah dingin. Kalau olahraga digenjot baik maka kunjungan ke matim akan sangat tinggi dan itu berpengaruh langsung terhadap olahraga itu sendiri, pariwisata dan ekonomi,” jelasnya. (Yunt)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top