Proyek Air Minum Bersih di Kota Komba diduga Bermasalah

Kadis DPMD Matim tinjau lokasi proyek air minum di Kota Komba. Foto/Nardi Jaya.

BORONG, POSFLORES.COM–Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Yoseph Durahi, meninjau langsung proyek yang diduga mangkrak, yang terletak di Desa Rana Mbeling, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur pada Selasa (17/3/2020)

Kadis PMD didampingi Kepala Bidang Pembangunan, bersama staf tiba di Kantor Desa Rana Mbeling sekitar pukul 12:00 Wita.

Kepada Posflores.com, Yosef menjelaskan bahwa kedatangannya di Desa Rana Mbeling untuk mengetahui secara pasti proyek air minum bersih yang diduga mangkrak seperti yang diberitakan media online akhir-akhir ini.

“Kedatangan kita supaya tau persis persoalannya seperti apa, sehingga bisa memutuskan langkah-langkah selanjutnya,” jelas Durahi.

Sementara itu Kabid Pembangunan Desa, Ismail Jehada, mengatakan bahwa, PMD pada prinsipnya merespon laporan masyarakat baik secara langsung maupun lewat pemberitaan media.

“Kita terima laporan masyarakat, terus kita cek kebenarannya dan membuat surat panggilan kepada pihak-pihak terkait. Rencananya hari Selasa tanggal 24, Maret, mereka semua menghadap untuk klarifikasi di Kantor Dinas PMD,” kata dia.

Tidak hanya DPMD, informasi yang diperoleh dari salah satu aparat Desa, Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) polres Matim juga turut melakukan peninjauan proyek terkait, se jam sebelum rombongan DPMD tiba.

“Tadi ada pihak dari Tipikor Polres Matim juga datang melakukan peninjauan. Setelah dia foto-foto, terus sempat ngobrol dengan kami dan tidak lama dia pamit pulang,” ucapnya.

Proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2019 itu diduga gagal diteknis perencanaanya. Hal ini dikatakan Bonefasius Sole, Mantan Kepala Desa Rana Mbeling.

Melalui sambungan telepon, dirinya menjelaskan jika proyek tersebut atas dasar permintaan masyarakat.

“Itu proyek kan awalnya karena permintaan masyarakat pak. Makanya kita anggarkan dana. Saat itu, kita percayakan orang teknis untuk membuat Rancangannya. Dia bilang tidak masalah. Awalnya saya ragu pak terkait posisi mata air di dataran rendah. Tapi karena dia bilang tidak masalah, akhirnya proyek itupun jadi. Saat ini memang kondisinya seperti itu pak,” jelas Bonefasius.

Untuk diketahui, pengerjaan proyek air minumĀ  bersih dengan anggaran Rp.471.172.00 di Kampung Ngusu , Desa Rana Mbeling, Kecamatan Kota Komba sampai saat ini mubazir dan tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. [Nardi Jaya]

Facebook Comments