Banner-Top
Banner-Top

Proyek Lapen dan Jembatan di Desa Balus Permai disorot Warga

Pembangunan jalan dan jembatan ini disorot warga. Foto/Yunt.
Pembangunan jalan dan jembatan ini disorot warga. Foto/Yunt.

MANGGARAI TIMUR — Proyek pengerjaan Jalan Lapen (Lapisan Penetrasi) di Kampung Wira, Desa Balus Permai, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, dinilai buruk oleh masyarakat setempat.

Selain pengerjaan lapen yang dinilai buruk, warga juga menyoroti pengerjaan jembatan penghubung Kampung Warat-Paan Leleng. Menurut warga, sejak penggalian hingga pada tahap campuran dikerjakan secara manual.

Seperti diakui HS (40), salah satu perwakilan masyarakat Kampung Wira. HS mengatakan, pihaknya kesal dengan pembangunan jalan dan jembatan jalur Warat-Paan Leleng yang dikerjakan secara manual pada tahap awal.

“Saya kecewa atas pembangunan jembatan yang baru selesai dikerjakan. Mengapa untuk penggalian di sekitar jembatan tidak menggunakan alat berat. Digali secara manual jelas hasil galiannya tidak dalam. Tentu hal ini dapat menyebabkan jembatan cepat rusak karena aliran air di saat musim hujan pasti melewati jembatan,” kata HS, Senin, 20 September 2021.

Proyek jalan dan jembatan yang disorot warga. Foto/Yunt.

HS juga menyayangkan tenaga kerja yang didatangkan dari luar desanya.

“Kami di sini kecewa karena tenaga kerjanya tidak ada yang asli dari Wira. Saya yakin kalau masyarakat setempat yang kerja pasti kualitas lapennya kuat karena tidak mungkin kerja asal-asalan,” paparnya.

Warga berharap, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manggarai Timur untuk memeriksa langsung di lokasi pembangunan proyek Lapen dan jembatan tersebut.

“Kami berharap Pemda Matim melalui Dinas PUPR segera meninjau lokasi pembangunan proyek jalan lapen dan jembatan di kampung kami ini,” harapnya.

Sekadar diketahui proyek tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2021.

“Anggaran yang digelontorkan sebesar Rp.698.604.000, dikerjakan kontrakator pelaksana CV. Chavi Mitra dengan pengawasan CV. Desain Pratama dengan nomor kontrak 05/PPK.DAU-WIL.1/Kontrak/CV Chavi Mitra/VII/2021,” tutup HS.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Cv.Chavi Mitra dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Timur, Yos Marto tidak dapat dikonfirmasi karena nomor handphone berada di luar jangkauan. (Yunt)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top