Banner-Top
Banner-Top

Putra Matim Siap Adu Jotos di Kompetisi MMA

Risaldus Weka siap tampil di MMA. Foto/Ist.
Risaldus Weka siap tampil di MMA. Foto/Ist.

JAKARTA, POSFLORES.COMOne Pride Pro Never Quit MMA (atau yang juga lebih dikenal sebagai One Pride Pro Never Quit Indonesia MMA) kembali akan menggelar kompetisi seni beladiri campuran Indonesia.

Acara tersebut akan disiarkan secara langsung oleh tvOne pada Sabtu, 28 November 2020, pukul 22:00 WIB.

Salah satu petarung yang ikut ambil bagian dalam kompetisi ini adalah pemuda 25 tahun asal Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Namanya Risaldus Weka (Atlet Muaythai) biasa dipanggil Ical. Ical akan main di kelas Weltherweight (77 kg) melawan Muhamad Rotif (Pencakdor).

Ical bersama sabuknya. Foto/Ical.

Ical saat diwawancarai posflores.com via whatsapp, Kamis, 26 November 2020 mengatakan sangat siap untuk tampil habis-habisan dalam kompetisi baku hajar ini. Menurut Ical, dirinya tidak memasang target menang KO, namun akan berusaha tampil sebaik mungkin.

“Saya siap tampil habis-habisan. Namun saya tidak pasang target tinggi. Apa yang terjadi di atas ring itulah hasil yang harus diterima. Lawan saya juga cukup bagus, dia dari seni beladiri Pencakdor,” papar Ical.

Ketika ditanya apa motivasi yang membawa Ical ke dunia olahraga nan keras tersebut, Ican mengatakan hanya ingin menyalurkan hobinya.

“Saya hanya mau menyalurkan hobi saja dan baru 6 bulan bergabung di olahraga MMA ini. Yang mendorong saya masuk MMA adalah komandan saya seorang marinir. Sebelum di MMA, saya sering mengikuti berbagai kejuaran nasioanal maupun internasional dari cabang olahraga Muaythai. Pernah juga mengikuti kejuaraan dunia di Thailand,” ujar Ical.

Menurut Ical, selama mengikuti event nasional maupun internasional, dirinya selalu meraih juara. Kata Ical semua biaya ditanggung sendiri tanpa campur tangan Pemerintah.

“Puji Tuhan, saat mengikuti kejuaran nasional maupun internasional dari cabang olahraga muaythai, saya selalu mendapat juara (1-3). Semoga hal yang sama akan saya alami di olahraga MMA ini. Biayanya saya tanggung sendiri tanpa sumbangan dari pemerintah,” kata Ical.

Ical berharap, dukungan dari semua pihak akan memacu semangatnya dalam kompetisi ini. Selain itu, Ical juga berpesan kepada anak muda Manggarai Raya lebih khusus Manggarai Timur untuk selalu lakukan hal positif.

“Saya berpesan agar anak muda di Manggarai Raya khususnya Manggarai Timur agar kerja Sadis (Sabar dan Ikhlas). Saya juga mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar saya yang telah mendukung saya sejak awal,” tutup Ical.

Risaldus Weka atau Ical merupakan buah hati dari bapak Nikolaus dan Mama Hermina Gampur asal Kampung Lodos, Desa Bangka Kantar, Kecamatan Borong, Manggarai Timur. Ical merantau ke Tanah Jawa pada tahun 2015.

Sekadar diketahui, olahraga MMA merupakan jenis olahraga baku hantam (menggunakan kaki dan tangan di dalam krangkeng) sambil mempertontonkan seni beladiri campuran.

Acara ini dibuat lewat kerja sama tvOne dengan Komite Olahraga Beladiri Indonesia. Kompetisi ini digelar sejak 9 April 2016 dan menyelesaikan tiga musim kompetisi hingga saat ini. (YS)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top