Banner-Top
Banner-Top

Ribuan Petani di Matim akan Mendapat Kartu Tani

Iliustrasi Kartu Tani. Foto/Ist.
Iliustrasi Kartu Tani. Foto/Ist.

MANGGARAI TIMUR — Ribuan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani di Kabupaten Manggarai Timur, NTT, mulai mendapatkan Kartu Tani yang dapat digunakan untuk membeli pupuk bersubsidi.

Kebijakan tersebut diambil pemerintah guna meningkatkan produktifitas petani dan menghindari penyalahgunaan pupuk bersubsidi.

Informasi tersebut disampaikan Yohanes Sentis, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Timur. Menurut Sentis, pemerintah mengubah sistem distribusi yang awalnya terbuka menjadi sistem tertutup agar petani mendapatkan jatah subsidi sesuai lahan garapannya.

Yohanes Sentis. Foto/Yunt.

“Kartu Tani yang diterbitkan Bank BRI pusat dikirim ke BRI Cabang Ruteng terus distribusi ke BRI unit Borong, Mano dan Pota. Dari ketiga unit bank tersebut, total kartu tani yang sudah dibagikan kepada petani sejumlah 2754 dari target tahap satu (1) 3086 kartu tani,” papar Sentis, Rabu, 01/09/2021.

Sentis mengatakan, untuk semua petani yang mau mendapatkan pupuk bersubsidi tahun 2022 harus sudah masuk dalam kelompok tani dan memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-E)

“Jadi setiap petani mulai dari sekarang bisa menghubungi PPL di setiap desa atau kelurahan untuk pastikan namanya sudah ada di poktan dan terdaftar dalam aplikasi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) atau belum,”terangnya. (Yunt)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top