Sambut Natal, Barisan Muda di Manggarai Manfaatkan Barang Bekas jadi Pernak Pernik Natal

Pernak pernik natal hasil kreativitas kaum muda Wae Mbeleng. Foto/Isno.

Oleh: Valery Isno

 

RUTENG, POSFLORES.COM–Menyambut hari raya Natal yang jatuh pada tanggal 25 Desember 2019 ┬ámendatang, kawula muda Wae Mbeleng, Kecamatan Ruteng, Manggarai, yang tergabung dalam barisan kaum muda Wae Mbeleng, terpantau sibuk menata lingkungannya dengan pelbagai pernak pernik Natal.

Uniknya, pernak pernik natal yang ditata oleh kalangan mudah tersebut, bukanlah barang-barang yang biasa dipajang di pertokoan. Namun, mereka memanfaatkan barang-barang bekas, seperti botol minuman air mineral, karung-karung bekas dan juga ban mobil bekas. Hasil dari sentuhan kreativitas barisan kaum muda tersebut, beberapa pohon Natal bernilai tinggi terpampang begitu indah.

Nardi Rahman, salah satu kaum muda yang tergabung dalam barisan kaum muda Wae Mbeleng mengatakan, dirinya dan teman-teman akan membuat hari raya Natal tahun ini akan terlihat sedikit berbeda. Menurutnya, sentuhan kreativitas yang ada pada bahan-bahan bekas tersebut seutuhnya juga sengaja dibuat untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi sampah-sampah plastik.

Benar bahwa kami memanfaatkan bahan-bahan bekas untuk membuat pelbagai atribut natal tahun ini, seperti halnya pohon Natal. Kami ingin natal kali ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Nardi kepada posflores.com, Kamis 19 Desember 2019.

Menurut Nardi, barisan kaum muda, sengaja memanfaatkan barang-barang bekas sebagai bentuk dukungan kaum muda dalam menindak lanjut program pemerintah untuk menanggulangi masalah sampah, khususnya sampah plastik yang bisa didaur ulang.

Apalagi belakangan ini persoalan sampah seringkali menjadi topik yang diperbincangkan oleh banyak orang. Untuk itu, kami berkomitmen untuk ikut mengurangi volume sampah, lebih khusus sampah-sampah plastik yang bisa didaur ulang,” kata Nardi Rahman.

Dia berharap agar anak-anak muda Wae Mbeleng bisa menjadi panutan bagi anak muda lainnya dalam memanfaatkan bahan-bahan bekas sehingga program pemerintah dalam memerangi sampah pun bisa sedikit terbantu.(*)

Facebook Comments