Banner-Top
Banner-Top

Satu PDP asal Matim Dirujuk ke RSUD Ben Mboi Ruteng

dr. Surip Tintin. Foto/ist.
dr. Surip Tintin. Foto/ist.

BORONG, POSFLORES.COMPecah telur, Kabupaten Manggarai Timur sumbang satu Pasien Dalam Pemantauan Covid-19. Pasien berjenis kelamin laki-laki asal Kecamatan Borong tersebut dirujuk ke RSUD Ben Mboi Ruteng pada hari Senin malam (12/5/2020).

Menurut juru bicara Tim Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Manggarai Timur, dr. Surip Tintin, pasien yang dirujuk tersebut tidak positif Covid-19.

“Pasien yang dirujuk tersebut menderita sesak nafas karena asma kronis. Namun, tetap ditangani sesuai protokol penanganan Covid-19,” kata Tintin.

Menurut Tintin, hasil Swab yang akan menentukan bahwa yang bersangkutan positif covid-19 atau tidak.

“PDP saat rapid test hasilnya negatif. Dan walaupun hasil rapid test positif, belum tentu yang bersangkutan positif covid-19. Sekarang kami tidak bisa kasih kepastian positif apa tidak. Kepastiannya setelah keluar hasil Swab. Pada intinya PDP ini memiliki riwayat penyakit asma. Sampel pasien akan dijemput pesawat carter dari Kupang,” jelas Tintin, Selasa, 12 Mei 2020.

Dikatakan Tintin, masyarakat tidak perlu panik, ikuti aturan protokol kesehatan. Cuci tangan saat keluar ataupun masuk rumah. Karena cuci tangan dengan detergen, virus akan mati dengan sendirinya. Tintin berharap agar masyarakat  jangan bandel, jangan berkumpul lebih dari 10 orang untuk menghindari penyebaran covid-19.

Informasi yang dihimpun posflores.com, PDP tersebut pada tanggal 8 April 2020, pulang dari daerah zona merah Covid-19 (Labuan bajo). Simak penangan Covid-19 protokol kesehatan berikut ini.

 

PENANGANAN COVID-19
PROTOKOL KESEHATAN

JIKA ANDA MERASA TIDAK SEHAT
1. Jika Anda merasa tidak sehat dengan kriteria:
a. Demam 38 derajat Celcius, dan
b. Batuk/pilek
istirahatlah yang cukup di rumah dan bila perlu minum Bila keluhan berldrianjut, atau
disertai dengan kesulitan bernafas (sesak atau nafas cepat), segera berobat ke
fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes)
Pada saat berobat ke fasyankes, Anda harus lakukan tindakan berikut:
a. Gunakan masker
b. Apabila tidak memiliki masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar dengan
cara menutup mulut dan hidung dengan tisu atau punggung lengan
c. Usahakan tidak menggunakan transportasi massal
2. Tenaga kesehatan (nakes) di fasyankes akan melakukan screening suspect
COVID-19:
a. Jika memenuhi kriteria suspect COVID-19, maka Anda akan dirujuk ke
salah satu rumah sakit (RS) rujukan yang siap untuk penanganan COVID-
19.
b. Jika tidak memenuhi kriteria suspect COVID-19, maka Anda akan dirawat
inap atau rawat jalan tergantung diagnosa dan keputusan dokter fasyankes.

3. Jika anda memenuhi kriteria Suspect COVID-19 akan diantar ke RS rujukan
menggunakan ambulan fasyankes didampingi oleh nakes yang menggunakan
alat pelindung diri (APD).

4. Di RS rujukan, akan dilakukan pengambilan spesimen untuk pemeriksaan
laboratorium dan dirawat di ruang isolasi.
5. Spesimen akan dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
(Balitbangkes) di Kupang.

Hasil pemeriksaan pertama akan keluar dalam 24 jam setelah spesimen diterima.
a. Jika hasilnya positif,
i. maka Anda akan dinyatakan sebagai penderita COVID-19.

JIKA ANDA SEHAT, namun:
1. Ada riwayat perjalanan 14 hari yang lalu ke negara terjangkit COVID-19, ATAU
2. Merasa pernah kontak dengan penderita COVID-19,
hubungi Hotline Center Corona untuk mendapat petunjuk lebih lanjut di nomor
berikut: 119 ext 9. [Wil Susu]

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top