Sebanyak 27 Desa yang Tersebar di Manggarai Timur akan Mendapat Pasokan Listrik dari PLN

Mobil pengangkut tiang listrik saat melewati desa Ruan, difoto warga dan di uploade ke Facebook denga caption " terimakasih sudah melewati desa Ruan, semoga selamat sampai tempat tujuan". Foto: Facebook Alfian Saning.

Oleh: Yon Sahaja

 

BORONG, POSFLORES.com-Masyarakat di 27 desa yang tersebar di Manggarai Timur, tahun ini akan mendapat pasokan listrik dari PLN.

Hal ini dikatakan General Manager PT PLN(Persero) unit induk wilayah Nusa Tenggara Timur, Ignatius Rendroyoko. Ignatius mengatakan target rasio elektrifikasi di NTT tahun 2019 akan naik menjadi 90 persen pada akhir tahun 2019 dari jumlah sebelumnya sebesar 71 persen per Maret 2019.
“Angka rasio elektrifikasi akan terus ditingkatkan setiap tahun menjadi 100 persen, sehingga seluruh rumah di setiap desa akan dialiri listik atau sudah berlistrik,” kata Ignatius.

Ignatius menambahkan, “dari target 1200 desa di Propinsi NTT yang akan dialiri listrik, tersisa 722 desa yang belum dialiri. Artinya bahwa saat ini baru 478 desa yang sudah dialiri listrik, karena ada beberapa kendala yang dihadapi,” ungkapnya.

Ignatius mengatakan, sinergi antara Pemerintah Kabupaten hingga pemerintah desa sangat diperlukan dilapangan, demi kelancaran pembangunan listrik desa. Mengingat PLN harus kerja cepat dan segera dinikmati oleh masyarakat itu sendiri yang sudah lama merindukan kehadiran listrik dari PLN.

Untuk diketahui jatah untuk Kabupaten Manggarai Timur pada tahap pertama terdaftar 27 desa yang tersebar di 5 Kecamatan, yaitu Kecamatan Poco Ranaka, Poco Ranaka Timur, Lamba Leda, Borong dan Rana Mese.

Untuk Kecamatan Poco Ranaka ada 12 desa, yaitu Desa Poco Lia, Pocong, Lento, Deno, Leong, Golo Wune, Compang Laho, Lenang, Melo, Golo Ndari, Watu Lanur, Compang Weluk.

Kecamatan Poco Ranaka Timur hanya 2 desa, yaitu desa Golo Rengket dan desa Wangkar Weli.

Kecamatan Lamba Leda ada 6 desa, yaitu desa Satar Punda, Nampar Tabang, Liang Deruk, Satar Punda Barat, Satar Kampas dan Satar Padut.

Kecamatan Borong ada 3 desa, yaitu desa Ngampang Mas, Balus Permai, dan desa Rana masak.

Kecamatan Rana Mese ada 4 desa, yaitu desa Compang Kantar, Satar Lahing, Lalang dan desa Torok Golo.

Untuk desa yang lain di Kabupaten Manggarai Timur kemungkinan besar akan mendapat jatah listrik pada tahap kedua. Beberapa warga desa di Kecamatan Kota Komba hanya mengelus dada saat melihat truk yang bermuatan tiang listrik melewati desanya.

Lukas Hambur dan Tarsi Samin, warga desa Ruan kecamatan Kota Komba saat ditemui di desa Ruan pada Kamis(20/6 2019)sangat mengharapkan listrik PLN secepatnya segera masuk ke kampungnya.

“Saya kira mobil yang muat tiang listrik hari ini mau dihantar ke desa Ruan, namun ternyata mobil tersebut pergi ke desa lain,” kata Samin.

Hal senada disampaikan Lukas Hambur. Ia rela jual sapi miliknya untuk bayar meteran listrik jika benar listrik akan masuk desanya.

“Saya rela jual Sapi milik saya untuk bayar meteran listrik PLN jika memang benar masuk ke desa ini. Waktu lihat mobil muat tiang listrik, hati saya senang sekali, tapi ternyata hanya lewat saja, saya cukup kecewa,” kata Hambur.

Rasa kecewa juga diungkapkan oleh ¬†Alfian Saning, warga desa Ruan. Ia melampiaskan rasa kecewanya dengan mengapload foto mobil truk yang melewati desanya dengan muatan tiang listril, dalam caption fotonya ia menuliskan “terimakasih sudah melewati desa Ruan, semoga selamat sampai di tempat tujuan”.***

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.