Banner-Top
Banner-Top

Sejarah Singkat Perkembangan Kapela Roh Kudus Borong

Kapela Roh Kudus Borong. Foto/Yon Sahaja.
Kapela Roh Kudus Borong. Foto/Yon Sahaja.

BORONG, POSFLORES.COM--Kapela (Gereja) Roh Kudus Borong, merupakan Gereja pertama di Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Kapela ini dibangun pada tahun 1964 pada masa kepemimpinan Uskup Wihelmus Van Bekum, SVD, asal Belanda dan Misionaris asal Ceko, Pater Voyen Siak, SVD.

"Saat itu saya umur 15 tahun. Saya ikut pikul pasir, batu dan semen. Yang menginisiasi pembangunan Kapela saat itu yaitu Bapak Mikael Jawa dan Pater Voyen Siak. Mikael Jawa merupakan utusan dari Keuskupan Agung Ende atas permintaan Uskup Van Bekum untuk mewartakan Agama Katolik di Borong,'' kisah Sangu.

 

Rumah Agama

Sebelumnya pada tahun 1943 hingga 1963, kata Sangu, Kapela masih berdinding pelupuh, beratap alang-alang dan berlantai tanah dengan ukuran 9m x 7m. Saat itu, kata Sangu orang menyebutnya Rumah Agama.

''Saat itu kami menyebutnya Rumah Agama. Jumlah umat pada tahun 1943 hingga tahun 1963 hanya 11 orang,'' kisah Sangu, Kamis, 24 September 2020.

Menurut Sangu, Uskup Van Bekum saat itu tinggal di Iteng, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai. Sedangkan Pater Voyen tinggal di Borong.

Diceritakan Sangu, saat itu donatur pembangunan Kapela berasal dari Belanda berkat proposal Pater Voyen dan Gradus Babut. Proses pembangunannya memakan waktu dua tahun (1964-1966) dengan dana sebesar Rp. 60.000.000 (Enam Puluh Juta Rupiah).

''Saat itu umat ikut ambil bagian dalam proses pembangunan, termasuk saya. Pemborongnya yaitu Baba Ike. Saya masih ingat baik waktu kami pikul pasir pakai karung. Ukuran Kapela yang dibangun cukup besar yakni 9m x 20m, lebih besar dari sebelumnya yang hanya berukuran 9m x 7m,"cerita pria kelahiran Ngada tersebut.

Dikatakan Sangu, Kapela Roh Kudus Borong saat ini sudah berumur 56 tahun. Pada usia 56 tahun ini dirinya juga menjadi saksi pembongkaran Kapela yang dulu dia bangun bersama umat yang lain. Sangu menjadi saksi pembangunan dan juga menjadi saksi pembongkaran rumah Tuhan tersebut.

Jika 56 tahun lalu Sangu menjadi pekerja (bantu tukang) saat ini dirinya menjadi Kepala Tukang dalam proses pembangunan Kapela Roh Kudus Borong yang baru pada lokasi yang sama dengan ukuran 11m x 40m.

 

Pertumbuhan Agama Katolik di Borong

Selain Sangu, adapula saksi perkembangan Agama Katolik di Borong, yakni Rafael Peding (70). Diceritakan Rafael, dulu tahun 1965, dirinya adalah seorang Katekis yang turut ambil bagian dalam pewartaan Injil di Borong.

"Saya tamat Sekolah Katekis tahun 1963 dan mengabdi di Ranggu, Manggarai Barat. Karena ada permintaan tenaga Katekis di Wilayah Selatan yakni di Dekenat Borong, maka saya diminta Bapak Uskup Van Bekum untuk menjadi Katekismus di Borong, yakni pada tahun 1965. Umat waktu itu (1965) berjumlah 16 orang. Saat itu saya menjadi Guru Katekis bagi semua guru se-Dekenat Borong,'' kisah Rafael.

 

Harapan Pastor Paroki Borong

Sementara itu, Pastor Paroki Borong, Rm. Aleksius Saridin Hiro,Pr, memberikan apresiasi terhadap antusiasme umat dalam pembanguan Kapela Roh Kudus Borong. Menurut Romo Leksi, umat Wilayah Kapela Borong sangat bersemangat dalam proses pembangunan Kapela tersebut.

''Saya memberikan apresiasi kepada umat dan pengurus Wilayah Kapela Roh Kudus Borong. Semangat kerja gotong royong tidak pudar semenjak pembangunan Kapela pertama hingga Kapela yang baru ini. Luar biasa. Harapan saya agar kekompakan ini tetap terjaga hingga kapan pun,'' kata Romo Leksi.

Kapela Roh Kudus Borong dibangun tahun 1964 hingga 1966. Saat ini usianya menginjak 56 tahun. Pada usia yang ke-56, Kapela inipun dibongkar dengan alasan daya tampung dan usianya yang tidak muda lagi. Terpantau, balok-balok dan atapnya mulai rapuh termakan usia.

 

Gedung Gereja Baru

Pembongkaran (secara simbolis) Kapela yang menjadi saksi sejarah pertumbuhan umat Katolik di Borong ini di awali dengan acara ''teing hang ata paang be le'' (memberi makan para leluhur). Acara teing hang dilakukan pada malam hari yang dipimpin tokoh adat Wilayah Kapela Roh Kudus Borong.

Untuk diketahui, Gedung Kapela Roh Kudus yang baru yang menjadi pengganti Kapela lama, selama ini sedang dalam pembangunan pada lokasi yang sama. Progres pembangunannya diperkirakan mencapai 80 persen dengan ukuran 11m x 40m. (Yon Sahaja)

 

Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top