Selain Aniaya Pekerja Asal Matim, Pelaku Juga Aniaya Istrinya Karena Bela Korban

oleh -7.467 views
Tandina, istri pelaku tindak kekerasan. Foto/Priska.

Oleh: Nardi Jaya

 

JAKARTA, POSFLORES.COM–Kasus kekerasan terhadap pekerja wanita yang diketahui bernama Afra Burga Ambol, asal Desa Sita, Kecamatan Rana Mese, Manggarai Timur kini memasuki babak baru.
Pelaku tindak kekerasan terhadap pekerja wanita asal Manggarai Timur ini, kini sudah ditahan di Polsek Cengkareng, Jakarta Barat.

Pelaku bersama barang bukti telah diamankan dan pelaku langsung ditahan di Rutan Polsek Cengkareng Jakarta Barat sejak kemarin, Senin(21/10/2019) sekitar jam 6:30 WIB. Hal ini dikatakan Fransiska Leda, sahabat Korban kepada Posflores.com, Selasa(22/10).

“Pihak Kepolisian yang menerima laporan dari korban (Afra) langsung bergerak menuju lokasi yang beralamat di jalan Utama Raya no. 33 Jakarta Barat,” tandas Priska sapaan akrab Fransiska Leda.

Menurut pengakuan Afra, seperti yang diceritakan oleh Priska, bahwa aksi kekerasan yang dilakukan oleh Ferdi(pelaku) bukan saja terhadap Afra, melainkan juga terhadap istrinya sendiri, Tandina.

“Kerap kali bosnya yang perempuan membela saat suaminnya itu menganiaya korban. Namun, dia malah memukul Istrinya itu, dan sejak saat itu istrinya tidak lagi membela korban,” ucap wanita asal Adonara ini usai mendengar pengakuan  Afra.

Kata Priska, kemarin(21/10) saat dirinya berada di Polsek Cengkareng, Pelaku Ferdi berkali-kali mendekatinya dan memohon agar tidak membesar-besarkan masalah ini. Namun, dirinya tidak merespon walau Ferdi mengucapkan permohonan maafnya berkali-kali.

“Saya sangat kesal dengan kelakuannya yang begitu keji dan kasar terhadap Perempuan kak. Walaupun dia minta maaf berkali-kali, saya nggak respon,” ketusnya.

Informasi yang dihimpun Posflores.com, saat ini kondisi Korban masih lemah karena luka memar dan kerap kali pingsan sejak  kemarin.

“Saat ini dia sedang istirahat di tempat saya dan kondisinya belum stabil. Sering dia pingsan namun kadang juga cerita-cerita. Kami diizinkan pulang dari Rumah Sakit tadi sekitar pukul 09:00 WIB” tutup Priska.

Menurut keluarga korban, Afra pergi ke Jakarta sejak umur 15 tahun. Bekerja di sana sudah 9 tahun hingga saat ini. Korban merupakan anak kelima dari delapan bersaudara. Kedua orangtua korban sudah meninggal dunia.(*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *