Siaga Bencana, TNI-POLRI Bersama Pemda Matim Gelar Apel Gabungan

Apel siap siaga bencana di Matim. Foto/Nardi Jaya.

BORONG, POSFLORES.COM–Dalam rangka siap siaga penanganan bencana alam tahun 2020 di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Pemerintah daerah (pemda) bersama TNI-POLRI menggelar apel gabungan pada hari Kamis (13/2/2020) di halaman depan Kantor Bupati.

Apel yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (sekda) Matim, Ir. Boni Hasudungan tersebut, bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dalam penanggulangan bencana dan menghadapi bencana alam dimusim penghujan, meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi puncak musim hujan, serta memberikan pemahaman agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan sehingga dapat mewujudkan Manggarai Timur yang sejahtera, berdaya dan berbudaya.

Hadir dalam Apel tersebut, Kapolres Manggarai Timur AKBP Nugroho Arie Siswanto, S.H, Para Asisten Setda dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, para Kasat dan Kapolsek Jajaran Polres Manggarai Timur serta Anggota Koramil 1612-04 Borong dan Babinsa.

Pada kesempatan tersebut Sekda Matim menyampaikan sambutan tertulis Bupati Manggarai Timur, merespon kompleksitas kebencanaan di Kabupaten Manggarai Timur diatas serta melihat kondisi sekarang yang sedang masuk pada musim penghujan, sesuai instruksi Presiden dalam Rakornas penanggulangan bencana tahun 2020 yakni:

1. Seluruh instansi Pusat dan daerah harus bersinergi untuk pencegahan dan mitigasi bencana, juga pengendalian tata ruang berbasis pengurangan resiko bencana.

2. Setiap Gubernur, Bupati dan Walikota harus segera menyusun rencana kontijensi.

3. Penanggulangan bencana harus dilaksanakan dengan pendekatan kolaboratif yaitu kolaborasi antara unsur pemerintah, akademi peneliti, dunia usaha, masyarakat dan media massa.

4. Panglima TNI dan Kapolri untuk turut serta dalam mendukung upaya penanggulangan bencana.

5. BNPB dalam menajemen kedaruratan bencana untuk melakukan komando dan koordinasi sesuai dengan klaster klaster termasuk pasca pemulihan Bencana.

6. Untuk penyelesaian secara permanen saya memerintahkan seluruh pihak untuk melakukan rehabilitasi lahan dan perbaikan lingkungan, rekayasa teknik, rekayasa sosial, penegakan hukum dan penyadaran kolektif untuk seluruh masyarakat dalam penanggulangan bencana.

Hal tersebut di atas sesuai dengan amanat undang-undang nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana dan peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 2008 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana,” jelas Boni.

Untuk diketahui, apel kesiap-siagaan Penanganan Bencana alam di Kabupaten Manggarai melalui koordinasi Polres Manggarai Timur dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur guna menindak lanjuti Surat Telegram Kapolda NTT Nomor : STR / 49 / II / OPS.2.1 / 2020 tanggal 7 -2-2020. [Nardi Jaya]

Facebook Comments