Banner-Top
Banner-Top

SPNTT: Rakus Investasi, Mengahancurkan Konservasi

Logo SP-NTT Jakarta. Foto/SP NTT.
Logo SP-NTT Jakarta. Foto/SP NTT.

JAKARTA, POSFLORES.COMSerikat Pemuda Nusa Tenggara Timur (SPNTT-Jakarta) menggelar diskusi online via zoom bertajuk “Polemik TN Komodo: Rakus Investasi, Menghancurkan Konservasi” Kamis, 19 November 2020.

Diskusi ini dilakukan sebagai respons atas polemik hadirnya pembangunan Sarana dan Prasarana (Sarpras) di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK).

“Sebagai generasi muda, wajib untuk segera menanggapi segala persoalan yang ada di NTT, khususnya polemik di TNK,” ujar Koordinator Lapangan (Korlap) SP NTT Jakarta, Fersin Waku, Kamis (19/11/2020).

Menurut Fersin, polemik di TNK harus menjadi perhatian bersama, karena menyangkut masa depan Komodo.

“Komodo adalah aset NTT dan aset Negara yang wajib dilindungi. Apapun masalah terkait dengan Komodo, maka harus kita bicarakan bersama demi Komodo itu sendiri,” kata Fersin.

Diskusi Komodo via Zoom. Foto/Fersin.

Sementara itu Jenderal Lapangan (Jendlap) SP NTT Jakarta, Dedy Seneng menjelaskan bahwa, diskusi ini juga sebagai salah satu bentuk pendidikan politik bagi masyarakat luas.

“Diskusi ini sangat penting sekali sebagai forum edukasi bagi masyarakat luas dan khususnya generasi muda sebagai aset masa depan NTT,” jelas putra asal Manggarai Barat ini.

Menurutnya, di NTT selama ini hampir semua konflik antara pemerintah dengan masyarakat dan masyarakat dengan masyarakat dikarenakan investasi.

“Konflik yang terjadi di NTT hari ini karena investasi. Misalnya konflik di Tambang Manggarai Timur, konflik lahan di Besipae dan saat ini di TNK,” katanya.

Untuk itu, lanjutnya, diskusi diharapkan mampu menjadi sumber solusi atas berbagai konflik hadirnya investasi dan sekaligus edukasi bagi seluruh lapisan masyarakat NTT. (Tim)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top