Sen. Des 9th, 2019

Lugas, Berani, Independen

Tembok Pembatas Di Pasar Borong, Diduga Dirobohkan Oknum Tidak Dikenal

2 min read

Tembok pembatas di Pasar Borong dirusak OTK. Foto/Yon Sahaja.

Oleh: Yon Sahaja

 

BORONG, POSFLORES.COM–Pemda Manggarai Timur tetap membangun pagar tembok pembatas antara tanah milik warga dengan tanah milik Pemda Matim di sisi Timur Pasar Borong, walau hal ini mendapat kecaman dari berbagai elemen.

Hal ini lantaran pembangunan pagar tersebut menurut warga, tidak sesuai dengan batas antara tanah Pemda dan tanah milik warga. Pasalnya, pembangunan pagar tersebut seharusnya dibangun di sisi bagian barat jalan, karena di situlah batas tanah Pemda.

Sedangkan bagian timur merupakan area jalan yang tentu penggunaannya untuk kepentingan umum. Namun hal yang terjadi saat ini, Pemda Manggarai Timur tetap membangun pagar tersebut dengan dalil ingin mengamankan aset Pemda Manggarai Timur.

Hingga saat ini pembangunan pagar tersebut tetap berjalan, walau warga telah melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib. Selain itu, warga terkait, telah menunjuk kuasa hukum dari LBH Manggarai Raya dan LBH Jakarta untuk mendampingi perjuangan mereka ke ranah hukum demi mencari keadilan.

Pemda Manggarai Timur melalui Kepala Dinas Perindagkop, Fransiskus P. Sinta, mengatakan tidak gentar mengahadapi tuntuntan warga walau harus ke meja hijau. Menurutnya, Pemda Manggarai Timur hanya ingin amankan aset daerah.

Kita siap jika harus diselesaikan lewat jalur hukum. Itu hak warga. Tujuan kita hanya ingin agar kompleks Pasar ini terlihat rapi dan juga untuk mengamankan aset Pemda. Pembanguan tetap kita lanjutkan,” kata Fransiskus beberapa waktu lalu.

Sementara itu, dilokasi pembangunan pagar, terpantau pada Kamis 28 November, tembok pembatas telah dibangun. Nampak para tukang telah mulai menaikkan bata dan coran semen. Namun, pemandangan lain terlihat pada pagi hari, Jumat 29 November, nampak bata-bata yang telah dipasang sudah roboh, diduga ada oknum yang sengaja merobohkannya.

Kita tdk tau siapa yang merobohkan tembok ini, kemungkinan ada oknum tertentu pada malam hari datang buat roboh. Hari ini kita sudah laporkan ke pihak berwajib. Ini pengrusakan namanya,” kata Vinsensius Mahus, PPK dinas Perindagkop Manggarai Timur, Jumat 29 November 2019 dilokasi.(*)

Facebook Comments