Banner-Top
Banner-Top

Terduga Pelaku Kekerasan Terhadap Kakak Beradik di Matim Dipanggil Polisi

Ilustrasi kekerasan. Foto/Ist.
Ilustrasi kekerasan. Foto/Ist.

MANGGARAI TIMUR — YD, terduga pelaku kekerasan terhadap kakak beradik, LS dan KA di Kampung Weso, Desa Nanga Pu’un, Kecamatan Elar Selatan beberapa waktu lalu akhirnya dipanggil Unit Reskrim Polres Matim (Manggarai Timur) guna dimintai keterangan.

Informasi tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Matim Ipda Agustian S. Pratama, melalui pesan Whatsapp kepada posflores.com, Senin, (1/11/2021).

“Kita sudah kirimkan undangan menghadap ke terduga pelaku. Undangannya kita titip di pelapor (korban) untuk dilanjutkan ke Kepala Desa setempat,” ujarnya.

Menurut Agustian, Kepala Desa nanti yang antarkan surat panggilan tersebut untuk terlapor. Lanjutnya, terduga pelaku akan menghadap pada hari Jumat, tanggal 5 November 2021.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, terduga pelaku YS, oknum Guru (berstatus Pegawai Negeri Sipil), yang mengabdi di SDK Lando Nanga Elar Selatan, telah melakukan kekerasan fisik terhadap LS (64) dan KA (54).

Peristiwa pemukulan itu terjadi di kediaman LS pada hari Selasa, 26 Oktober lalu. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18: 00 Wita. Akibat peristiwa tersebut, wajah korban mengalami lebam dan mengeluarkan darah.

Usai kejadian tersebut, kedua korban langsung lakukan visum di Puskesmas Runus. Kemudian setelahnya, korban didampingi kuasa hukum dan keluarga melaporkan YD ke Polres Manggarai Timur.

Laporan tersebut dibuktikan dengan surat tanda penerima laporan Nomor : STPL/93/X/2021/NTT/Manggarai Timur. (Yopie)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top