Banner-Top
Banner-Top

Terkait Majikan Pukul Pekerja, Ini Tanggapan Pemda Matim

Afra Ambol bersama Pengacaranya, Wira. Foto/Priska.
Afra Ambol bersama Pengacaranya, Wira. Foto/Priska.

Oleh: Nardi Jaya

 

BORONG, POSFLORES.COM Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur Ir. Boni Hasudungan Siregar akhirnya angkat bicara terkait kasus kekerasan yang dialami Afra Burga Ambol (24), pekerja asal Gurung Desa Sita, Kecamatan Rana Mese, Manggarai Timur.

Melalui pesan whatsApp yang diterima Posflores.com pada Selasa (22/10), Boni mengaku sangat prihatin atas kejadian yang menimpah Afra sapaan akrab Afra Burga Ambol.

“Kita sangat  prihatin atas kejadian ini. Tadi saya sudah sampaikan kepada Dinas Nakertrans Manggarai Timur lewat salah satu Kabidnya untuk menghubungi orangtuanya / keluarganya di Sita,” tandas Sekda Boni.

Dirinya berjanji, lewat dana bantuan sosial, Pemda Matim akan membantu biaya pengobatan hingga biaya yang lainnya agar korban bisa kembali ke kampungnya di Gurung Desa Sita.

“Biaya pengobatan dan biaya untuk kembali ke Manggarai Timur, Pemda akan berusaha membantu lewat Dana Bantuan Sosial,” pungkasnya.

Informasi yang diperoleh Media ini dari keluarga korban yang enggan dimediakan namanya, Afra merupakan anak kelima dari delapan bersaudara. Keadaan ekonomi yang tidak menunjang ditambah kehilangan kedua orang tuanya alias yatim piatu, Afra yang saat itu berumur 15 Tahun akhirnya merantau ke Jakarta.

Berbekal ijasah SD, Afra melamar kerja lewat Yayasan Buana Risma Bekasi Barat, sebuah yayasan yang menerima lamaran jasa Asisten Rumah Tangga di Kota Jakarta.

Hingga akhirnya Afra menjadi sasaran empuk kekerasan majikannya yang diketahui bernama Fredi Burhan selama 9 tahun. Tak hanya kekerasan, upahnyapun tak pernah diterimanya setelah sebelum itu pernah dijanjikan untuk mendapatkan upah 600 ribu/ bulan.

Menurut pengakuan Priska Sahabat korban asal Adonara, saat ini si majikan keji, Fredi Burhan, telah ditahan selama 20 hari ke depan.

“Untuk sekarang, begitu banyak dukungan dari Komnas HAM, keluarga besar Flobamora, para Pengacara yang datang ke Polsek Cengkareng. Didampingi Kuasa Hukumnya Hipatios Wirawan, Korban Afra sudah terlihat membaik dan belum bisa dikonfirmasi selain pihak Kepolisian Polsek Cengkareng. Sementara itu majikannya sudah ditahan selama 20 hari ke depan,” ujar Priska.(*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top