Tim U-17 Manggarai Timur Siap Bertarung di Ende

oleh -897 views
Tim U 17 Perrsematim saat lakukan uji coba di Wae Lengga. Foto/dok Agus

Oleh: Yon Sahaja

 

BORONG, POSFLORES.COM–Persatuan Sepak Bola Kabupaten Manggarai Timur (Persematim) Usia 17 tahun siap tampil pada turnamen sepak bola tingkat Propinsi Nusa Tenggara Timur usia 17 tahun yang akan digelar di Kabupaten Ende pada bulan oktober mendatang. Sebanyak 20 orang pemain Persematim  telah terjaring dan sedang dalam pemusatan latian di stadion mini Sok, Desa Compang Ndejing, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

Agus Supratman, juru bicara tim pelatih sekaligus pelatih kepala tim Persematim kepada Posflores.com mengatakan, timnya kini sudah siap bertarung pada turnamen Soeratin Cup 2019 yang syarat gengsi se NTT itu.

“Kami sudah siap bertarung dengan maksimal pada turnamen itu,” kata Agus pada Senin 16/9/2019 melalui pesan whatsapp.

Ketika disinggung persiapan tim secara keseluruhan, Agus menjelaskan, bahwa tim Persematim sudah persiapkan diri dengan baik sejak bulan Agustus lalu.

“Ia, untuk turnamen ini kami sudah antisipasi sejak Agustus lalu. Usai perayaan HUT Kemerdekaan RI kali lalu, kami langsung tancap gas persiapkan tim dengan memanggil 58 orang pemain muda potensial dan diseleksi terbuka melalui 3 tahap,” jelas Agus.

Menurut Agus, seleksi 3 tahap itu dilakukan terbuka dan cukup ketat sehingga kini terjaring 20 nama pemain yang siap diberangkatkan ke Ende.

“Tiga tahap seleksi  pemain Persematim yang pertama melalui turnamen piala Wakil Bupati Cup U 17 bulan agustus lalu. 58 orang pemain dengan posisinya masing masing diukur kemampuannya pada turnamen itu melalui club masing-masing. Tahap dua, 58 orang pemain diseleksi makin ketat dengan melihat 3 hal dasar pada diri pemain itu sendiri, antara lain pertama kemampuan dasar bermain bola meliputi skil dan  stamina. Kedua yang dilihat adalah kecerdasan dasar  seorang pemain dalam bermain bola dan ketiga adalah kedisiplinan. Tiga hal ini menjadi dasar dan penting dimiliki seorang pemain ketika hendak masuk tim Persematim. Dari 58 orang pemain yang  diseleksi tahap dua, sebanyak 26 orang pemain yang gagal masuk seleksi tahap tiga dan harus rela berada diluar Persematim. Sedangkan yang lanjut ikut seleksi tahap 3 atau tahap terakhir adalah 32 orang pemain,” ujar Agus.

Ditahap ketiga, kata Agus, pemain diseleksi dengan materi yang berbeda.

“Seleksi tahap tiga dengan materi V02max. VO2max bukan hal baru dalam dunia sepak bola. Melalui VO2max dimana seorang pemain akan diukur jumlah oksigen yang dikeluarkan dalam 1 kg berat badan seseorang ketika berolahraga. Jumlah oksigen ini terkait dengan jumlah ATP istilah medis atau energi yang dapat dihasilkan tubuh. Jumlah energi inilah yang kemudian berhubungan dengan stamina seorang pemain bola,”  jelas Agus.

Selain VO2max, materi latihann kekuatan Fisik, daya tahan tubuh, melatih Kecepatan, juga menjadi suguhan untuk pemain saat sesi seleksi tahap tiga.

“Kami juga menerapkan materi ukur kekuatan fisik seperti, Squat jump, Squat thrust, Push up, Back Up, Pull Up, serta materi latian daya tahan tubuh, dengan materi pola Twisting Quick Starts, Cutting, dan materi latihan kecepatan seperti Shuttle Run, Sprint jarak pendek, dengan durasi, jarak, standar nilai yang peroleh pemain. Semuanya menjadi akumulasi raport akhir penentu lolos atau tidaknya seorang pemain. Jadi yang mengeluarkan mereka dari tim itu adalah mereka sendiri, bukan tim pelatih dan demikianpun sebaliknya. Semuanya berdasarkan perolehan nilai masing masing pemain,” pungkas Agus.

Pemain yang lolos ke tahap akhir adalah pemain yang mendapatkan nilai sesuai standar penilaian yang  ditetapkan sesuai petunjuk materi berdasarkan usia pemain. Berdasarkan penilaian itu, 12 pemain harus keluar dari tim dan sisa 20 orang pemain.

Selama pemusatan latian, pemain Persematim mengalami perubahan signifikan, dimana mampu memahami serta mempraktekan semua materi yang diberikan tim pelatih, lebih khusus terkait pola bermain, teknik dan strategi dalam membangun serangan atau cara bertahan serta kerjasama tim.

Terkait kendala yang dihadapi tim, Agus menyatakan, bahwa tim manapun pasti temui kendala, lebih khusus saat berhadapan dengan dengan usia pertumbuhan seperti pemain U 17 kali ini.

“Manusiawilah. Kendala selalu ada, apa lagi hadapi anak ABG. Tapi sejauh ini kami selalu duduk bersama diskusi internal tim pelatih dan curhat dari hati kehati terhadap anak anak sehingga selalu ada solusi,” jelas Agus.

Sedangkan kekuatan lawan Agus mengakui, bahwa tidak  tahu kekuatan tim kabupaten lain pada turnamen soeratin 2019.

“Saya buta kekuatan tim lawan sebab baru kali ini saya tangani tim Soeratin Manggarai Timur. Mitos sepak bola NTT, tuan rumah pasti difinal dan juara. Kami hadir siap merubah mitos itu, sebab bagi kami tidak ada tim yang kami takuti, tetapi semua tim wajib kami waspadai,” tutup Agus dengan lantang. Berikut nama-nama Pemain Persematim Soeratin 2019

1. Seventus Jarwan (P. Gawang)
2. Vinsensius Bate (P. Gawang)

3. Samsul Natas (Belakang)
4.Yohanes Dela Nabu (Belakang)
5. Tomas A.D. Billo (Belakang)
6. Fontinus Ogivil Jasmin (Belakang)
7. Dyonisius Rangga (Belakang)
8. Yohanes G.Baco (Belakang)
9. Fernando P. Sake (Belakang)

10. Dorintus A.Sebatu (Tengah)
11. Kandida Otacianus (Tengah)
12. Yu|ianus Arsen (Tengah)
13. Robertus Ngada (Tengah)
14. Arnoldus Dandi Sangu (Tengah)
15. Gaudensius Ismau (Tengah)
16. Aldy Pramudia (Tengah)

17. Mohamad Guntur (Depan)
18. Ludgerdus A.Rodat (Depan)
19. Robertus Mbesi (Tengah)
20. Yulianus Mayo Giri (Depan)

Tim Pelatih

1. Agus Supratman
2. Kayentus Mulu
3. Ryan Pati
4. Narsi Baharu
5. Hendra Jaleng

Manager

Edwar Luru

Ketua Kontingen

Egy Asa.(*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *