Banner-Top
Banner-Top

Upah Guru PAUD di Desa Ruan, Manggarai Timur belum dibayar Pemdes

Ilustrasi Upah. Foto/Ist.
Ilustrasi Upah. Foto/Ist.

MANGGARAI TIMUR, POSFLORES.COM RE, seorang Guru honorer yang mengabdi di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Ruan, Kecamatan Kota Komba, mengaku tidak dibayarkan upah pengabdiannya selama beberapa bulan.

RE mengatakan, tunggakan honor yang belum diterima untuk tahun 2020 yaitu empat bulan, lalu pada tahun 2021 dari awal bulan Januari hingga sekarang (Juni) belum diterima oleh Guru Paud di Dusun Podol dan Dusub Gurung.

Menurut RE, untuk honor Guru Paud Setia Kawan yang berada di Dusun Pau telah di bayar lunas.

“Di sini timbul banyak pertanyaan, kenapa sampai ada perbedaan seperti ini. Posisi sama-sama guru honor karena kalau soal kewajiban sebegai guru kami sudah melaksankan dengan baik. Padahal insentif guru Paud bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2020 dan 2021” jelas RE, Rabu, 23 Juni 2021.

RE menambahkan, masih banyak tunggakan gaji yang terjadi di Desa Ruan. Kata dia, ada informasi jika tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesdes di Desa Ruan juga ada yang belum menerima upah.

“Saya mendapat informasi jika tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesdes yang di danai oleh Dana Desa juga belum menerima honor,” ungkapnya

RE berharap, Pemdes Ruan untuk segera melunasi gaji yang mandek dari tahun 2020 dan 2021.

Sementara itu, Kepala Desa Ruan, Sebastianus Jangga mengatakan jika tunggakan gaji honorer guru Paud selama 4 bulan pada tahun 2020 dan 2021 itu benar adanya.

“Kami masih gunakan uangnya untuk biaya pembayaran pajak di tahun 2019-2020 sambil menunggu uang tagihan pajak di masyarakat dan kendala tunggakan insentif untuk tahun 2020 sudah terlunasi semua. Sedangkan tunggakan tahun 2021 belum dibayar sama sekali itu dikarenakan masih fokus dengan BLT,” kata Jangga.

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top