Banner-Top
Banner-Top

Wabup Matim: BPD Merupakan DPR Tingkat Desa

Wabup Matim saat lantik BPD di Kecamatan Rana Mese. Foto/Ando.
Wabup Matim saat lantik BPD di Kecamatan Rana Mese. Foto/Ando.

BORONG, POSFLORES.COM--Wakil Bupati Manggarai Timur, Stefanus Jaghur melantik anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 10 desa di Kecamatan Rana Mese, Senin (21/09/2020). Acara pelantikan tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Rana Mese.

Kesepuluh desa tersebut antara lain, Desa Golo Meleng, Desa Sano Lokom, Desa Golo Ros, Desa Golo Rutuk, Desa Sita, Desa Bea Ngencung, Desa Golo Loni, Desa Satar Lahing, Desa Torok Golo dan Desa Rondo Woi.

Dalam sambutannya, Stefanus Jagur mengingatkan kepada seluruh anggota BPD yang dilantik untuk benar-benar memahami tupoksinya.

"Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan DPR di tingakat desa. Oleh karena itu, harus beranai mengkritisi kepala desa jika ada hal-hal yang kurang beres," jelasnya.

Dikatakan Jaghur, Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) harus bekerja sama untuk pembangunan desa dan juga harus mampu menyelesaikan persoalan internal tanpa harus menimbulkan persoalan yang panjang.

"Sekecil apapun persoalan di tingkat desa, Badan Permusyawartan Desa (BPD) harus mampu membantu kepala desa untuk mencari solusi," katanya.

Mengakhiri sambutannya, Wabup Jaghur mengajak masyarakat Kabupaten Manggarai Timur untuk mempertahankan status zona hijau Covid-19 dengan selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Hadir pada kesempatan tersebut, Camat Rana Mese Anjelina Teme, beberapa Kepala Desa, tokoh agama dan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintahan Daerah Manggarai Timur. (Ando)

Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top