Banner-Top
Banner-Top

Wabup Matim: Implementasi E-Planning Merupakan Wujud Komitmen Pemda Matim dalam Program Pencegahan Korupsi

Kegiatan Sosialisasi E-Planning di Matim. Foto/Nardi Jaya.
Kegiatan Sosialisasi E-Planning di Matim. Foto/Nardi Jaya.

Oleh: Nardi Jaya

 

BORONG, POSFLORES.COMPemerintah Kabupaten Manggarai Timur laksananakan kegiatan ‘Sosialisasi dan Bimtek E-Planning’ yang dilaksanakan pada hari ini, Selasa, 28 Januari 2020, di Lehong. Sosialisasi ini dimaksudkan sebagai dasar penerapan penyusunan perencanaan daerah berbasis elektronik, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Wakil Bupati Manggarai Timur, Jaghur Stefanus, dalam sambutannya mengatakan bahwa, dalam UU nomor 23 tahun 2014, diamanatkan bahwa Pemerintah Daerah, wajib menyediakan informasi Pemerintahan Daerah seperti informasi pembangunan dan keuangan daerah yang dikelola dalam suatu sistem informasi.

Sistem informasi yang dimaksud merupakan sistem yang mendokumentasikan, mengadministrasikan, serta mengolah data pembangunan daerah menjadi
informasi yang disajikan kepada masyarakat dan bahan pengambilan keputusan dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, evaluasi kinerja pemerintah daerah.

Implementasi E-planning, kata Jaghur, merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur, dalam program pencegahan korupsi, sebagaimana telah disepakati dalam rencana aksi pemerintah daerah dengan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK).

KPK akan mengevaluasi komitmen tersebut secara rutin dan transparan guna menilai keseriusan pemerintah
daerah dalam upaya pencegahan korupsi di Kabupaten Manggarai Timur,” katanya.

Dijelaskannya, progres tindak lanjut rencana aksi pencegahan korupsi tingkat Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur hanya mencapai angka 28%. Perencanaan dan penganggaran
hanya menyumbang pencapaian sebesar 17% dan bobot nilai yang ditetapkan sebesar 20%.

Menurut Jaghur, pasca penerapan E-planning, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, menargetkan pencapaian rencana aksi sebesar 20% untuk Tahun 2019 dan 2020.

Pencapaian target dimaksud tentu sangat bergantung pada komitmen dan niat baik kita semua dalam menyusun dan menetapkan perencanaan dan menetapkan perencanaan dan penganggaran APBD sesuai regulasi yang telah ditetapkan,” ucap Jaghur.

Jaghur menbahkan, sosialisasi dan bimbingan teknis implementasi e-planning merupakan persiapan dan langkah awal dalam menyambut tahun perencanaan 2021.

Kegiatan ini, ditujukan untuk
memberikan pemahaman dan kemudahan kepada aparatur pemerintah dalam merencanakan program atau kegiatan pembangunan daerah dalam bentuk sistem yang terintegrasi. Aplikasi e-planning ini, memuat modul RPIMD, Renstra, Renja, usulan masyakarakat, modul pokok-pokok pikiran DPRD untuk menampung hasil reses Anggota DPRD serta Modul RKPD,” tutup Wabup Matim itu.

Kegiatan ini dihadiri ketua DPRD Matim Heremias Dupa, Wakil Ketua DPRD Matim Bernadus Nuel serta Kadis BP3 Matim Ngkeros Maksimus, Pimpinan OPD Lingkup Sekda Matim, dan seluruh Anggota DPRD Matim dari berbagai fraksi turut mengambil bagian dalam kegitan ini.(*)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top