Banner-Top
Banner-Top

Waow, Bupati Manggarai Timur Raih Penghargaan di Jakarta

Bupati Agas Andreas (berpeci) saat menerima penghargaan di Jakarta. Foto/Ist.
Bupati Agas Andreas (berpeci) saat menerima penghargaan di Jakarta. Foto/Ist.

Bupati Manggarai Timur, Sabet Penghargaan Dalam Ajang Visionary Leader 2021

JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur menoreh prestasi dalam Ajang Visionary Leader 2021. Kabar membanggakan tersebut datang dari Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas, SH., MHum, Kamis, 9 September 2021.

Mantan Kepala Komisi Ombudsman NTT-NTB itu meraih penghargaan bergensi dari ajang Visionary Leader 2021 yang diselenggarakan oleh MNC Portal, dalam kategori Leader In Tourism Management Based on Local Wisdom.

Prestasi ini diraih setelah melewati proses penilaian dan penjurian yang cukup panjang oleh beberapa juri. Prosesnya sudah dimulai sejak bulan Maret 2021.

Adapun yang didapuk sebagai juri di antaranya Direktur Fasilitasi Kelembagaan Kepegawaian dan Perangkat Daerah Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri, Cheka Virgowansyah. Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia, Budi Frensidy; Ketua Pembina Indonesia Institute For Corporate Directorship Andi Ilham Said; serta Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute dan Pakar Komunikasi Politik UIN Jakarta, Gun Gun Heryanto.

Dalam malam Inagurasi Indonesia Visionary Leader (IVL) season VII Bupati Andreas Agas adalah satu dari delapan kepala daerah di Indonesia yang mendapatkan penghargaan.

Acara ini mengambil tema “Peran Visi di Tengah Pandemi”. Acara yang dilaksanakan di MNC Conference Hall, iNews Tower, Jakarta, 9 September 2021, bertujuan untuk mengukur dan menguji kekuatan visi para pemimpin daerah dalam menangani pandemi Covid-19.

Indonesia Visionary Leader merupakan program rutin yang diselenggarakan MNC Portal Indonesia untuk menggali upaya daerah dalam merumuskan, mengkomunikasikan, mengimplementasikan, sekaligus membudayakan visi tersebut di wilayah kepemimpinannya.

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan pandemi Covid-19 hingga kini masih terjadi menjadi tantangan bagi para kepala daerah dari pusat hingga tingkat gubernur, wali kota dan bupati. Di sinilah ujian bagi para kepala daerah dalam menjalankan visi pemerintahan di tengah misi menghadapi pandemi Covid-19.

“Kami yakin setiap kepala daerah memiliki visi dalam mencari dan mengaplikasikan solusi terhadap permasalahan pada pandemi Covid-19. Dalam Indonesia Visionary Leader bisa tergambar bagaimana solusi yang dijalankan oleh para pemimpin atau kepala daerah tersebut dalam menanggulangi pandemi Covid-19 di daerahnya masing-masing,” ucap Hary Tanoesoedibjo.

Bupati Agas kepada wartawan usai kegiatan menjelaskan bahwa proses penilaiannya cukup panjang. Kata Agas, pihaknya diminta menyampaikan Visi daerah dalam menghadapi krisis.

Selain itu menurut Agas, ada presentasi dan pendalaman serta ada pengujian dari berbagai pakar yang ditunjuk MNC Group.

“Kita bangga karena proses untuk sampai dimalam penganugerahan lumayan panjang. Penilaiannya sejak bulan Maret 2021. Kami harus mempresentasikan gagasan visi daerah di masa pandemi, di depan para Pakar. Puji Tuhan kerja keras kita membuahkan pengakuan dari tingkat nasional,” jelas Agas di Jakarta.

Menurut mantan Dosen Hukum Undana ini, Matim sendiri dinilai cukup visioner dengan konsep pariwisata berbasis masyarakat, di tengah pandemi yang justru mampu melihat benefit yang berbeda dari boomingnya wisata Labuan Bajo Flores.

“Pariwisata berbasis masyarkat yang menjadi spirit pariwisata Matim oleh ASET justru menjadi sangat seksi di tengah gempuran desain pariwisata super premium. Dalam konteks CBT, maka kita tidak boleh menafikan kebijaksanaan
lokal yang justru membuat pariwisata itu jauh lebih bernilai,” papar Agas.

Sementara itu, Direktur Jendral Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Akmal Malik sekaligus dewan juri mengungkapkan penilaian terhadap kepala daerah yang menerima penghargaan dalam malam Inagurasi Indonesia Visionary Leaders telah melalui proses penilaian yang amat ketat. Terdapat 8 kepala daerah yang mendapatkan penghargaan.

“Penilaian sangat ketat kita terapkan bersama-sama. Kami berempat selalu diminta MNC untuk melakukan review dan monitoring para kepala daerah,” ujar Akmal.

Dia berharap, acara Visionary Leader dapat menjadi momentum untuk kepala daerah agar tetap berupaya memberikan yang terbaik bagi rakyat yang dipimpinnya. Meskipun diterpa berbagai masalah, termasuk itu pandemi Covid-19.

“Kami berharap momentum ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah dan kolaborasi yang perlu dioptimalkan di masa yang akan datang,” jelasnya.

Akmal mengatakan, sangat berterima kasih atas peran MNC Media yang selalu berkolaborasi dengan pemerintah di berbagai kesempatan. Terkhusus IVL, hal ini dapat dijadikan ruang bagi masyarakat untuk menilai kepemimpinan kepala daerah dalam menangani permasalahan yang ada.

“Kita beri ruang kepada masyarakat untuk menilai bagaimana kepala daerah memimpin, kemudian kita berikan pendidikan demokrasi yang cukup hebat. Tujuannya agar masyarakat bisa menilai siapa sebenarnya pemimpin mereka. Melalui peran media lah hal ini bisa dilakukan,” katanya.

Tak lupa Akmal memberikan selamat kepada para kepala daerah yang berhasil mendulang prestasi penghargaan pada malam ini. Ke depannya, harap Akmal, para pemimpin terus bisa memberikan inovasi-inovasi karena Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang selalu berkarya.

“Selamat kepada kepala daerah terpilih dengan kategori yang ada, teruslah berkaya. Indonesia membutuhkan orang seperti kalian, kita membutukan pemimpin hebat,” tutupnya. (Tim)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top