Jum. Feb 28th, 2020

Mengawal Nusa Tenggara Timur

Warga Desa Golo Lalong: Inspektorat Matim Masuk Angin

2 min read

Kantor Inspektorat Matim. Foto/Nardi Jaya.

Oleh: Nardi Jaya

 

 

BORONG, POSFLORES.COM–Belasan warga Desa Golo Lalong datangi kantor Dinas lnspektorat Manggarai Timur pada Rabu (11/12/2019). Kedatangan mereka untuk memenuhi panggilan dari Inspektorat matim melalui surat yang dikirim pada hari Senin (9/12). Belasan warga tersebut, tiba di Kantor inspektorat sekitar pukul 9:50 Wita.

Salah satu warga yang enggan namanya dimediakan tiba-tiba keluar dari ruangan dan terlihat mengamuk. Kepada Posflores.com, Dia menyesali rapat yang begitu alot dan tidak sesuai dengan tuntutan sesuai pengaduan mereka.

Saya sungguh kecewa dengan pertemuan hari ini. Tadinya saya berpikir pihak inspektorat mendengar aspirasi dan tuntutan kami. Namun ternyata sama saja. Kok malah tanya lagi hal-hal yang di luar tuntutan dan laporan kami. Kami lapor terkait pengelolaan dana desa oleh Kades ¬†Golo Lalong yang tidak transparan dan meminta mereka untuk turun audit. Tapi ternyata mereka mengalihkan topik dan tidak ada hasil keputusan apa-apa,” tandasnya

Tak hanya itu. Mereka juga menyesali keputusan dinas terkait karena meloloskan berkas pencalonan incumbent, Kornelis Visgratus, Kepala desa Golo Lalong terpilih periode 2019-2025, tanpa melalui audit kinerja Kades terkait pada periode sebelumnya.

Hal tersebut dibuktikan karena adanya pengerjaan proyek lapisan penetrasi (lapen) yang dibangun di atas rabat yang kemudian dalam Surat pertanggungjawaban (Spj), pengerjaannya sudah 96% padahal belum mulai dikerjakan. Ironisnya, pengerjaan lapen tersebut sebelum pemilihan pilkades beberapa bulan lalu, dan luput dari pantauan lnspektorat Matim.

Pengerjaan lapen itu jelas-jelas dikerjakan di atas rabat. Tapi waktu Inspektorat turun audit, kok diloloskan. Kami sangat tidak puas pak. Saya curiga, inspektorat sudah masuk angin,” kata warga tersebut.

Karena tidak puas dengan pertemuan di Kantor Inspektorat Matim, warga akhirnya bergerak menuju Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai Timur.

Mereka mengadu dengan laporan yang sama di depan wakil ketua DPRD, Damu Damian. Kepada warga dan media, Damian berjanji akan turun langsung ke lokasi pada hari Kamis (12/12/2019).

Di akhir pertemuan, Livon, salah satu tokoh muda Desa Golo Lalong, kembali mengingatkan DPRD dan Inspektorat Matim untuk tidak boleh bermain-main dengan laporan masyarakat. Karena jika tidak ada respon dari pihak terkait, maka dirinya akan menghadirkan massa yang kemudian beraliansi dengan organ Mahasiswa.

Jika tidak ada respon ini ke depan apalagi pihak Inspektorat, maka saya pastikan akan menghadirkan massa yang kemudian beraliansi dengan organisasi gerakan mahasiswa,” ungkap Livon.l

Untuk diketahui, Posflores.com sempat melakukan investigasi ke desa Golo Lalong, ketika mendapat laporan dari warga. Terdapat beberapa proyek yang terbengkalai dan tidak memasang papan tender.(*)

Facebook Comments