oleh

Warga Kelurahan Rongga Koe inginkan Pamekaran Desa, ini kata Kadis PMD

BORONG, POSFLORES.COMWarga Kampung Ranameti, Kelurahan Rongga Koe, Kecamatan Kota Komba, belum lama ini membentuk forum yang tujuannya mengusulkan pemekaran Desa dari Kelurahan Rongga Koe.

Salah satu warga yang diketahui bernama veri, kepada Posflores.com mengatakan, dasar pengusulan pemekaran tersebut karena minimnya peran Kepala Dusun dan RT dalam wilayah masing-masing serta pembangunan yang tidak maksimal seperti di desa lain.

“Semenjak Rongga Koe dialihkan statusnya menjadi kelurahan, peran Dusun dan RT hampir tidak ada sama sekali. Beda dulu. Ada musyawarah di RT, musyawarah dusun dan lain sebagainya,” kata Veri.

Menurut Veri, gencarnya pembangunan Desa tidak seperti yang terjadi di Kelurahan. Hal tersebut dibuktikan banyaknya bantuan dan anggaran DD dan ADD.

“Status kelurahan di Rongga Koe ini menyebabkan pembangunan seperti jalan di tempat. Berbeda dengan desa yang memiliki anggaran DD dan ADD,” tambahnya.

Dirinya telah bersusah payah membuat forum di Ranameti yang melibatkan tokoh muda, orang tua, tokoh pendidikan, tokoh agama, namun tidak membuahkan hasil.

“Saya kira Rongga koe juga ikut dimekarkan padahal sama saja,” terang Veri.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Manggarai Timur Yosef Durahi, kepada posflores.com mengungkapkan bahwa Kelurahan tidak bisa mekar ke desa tapi kalau kelurahan mekarnya ke kelurahan.

“Kalau mau mekar harus rubah dulu induk menjadi desa adik. Disanakan Kelurahan. Kalau mau mekar, yah mekarnya ke ke kelurahan juga,” unkap Yosef, Selasa (17/3/2020).

Dirinya menambahkan, mekanisme pengusulan itu harusnya dikaji dulu regulasinya.

“Harus dikaji dulu regulasinya, tapi saat ini kita fokus dulu pelantikan penjabat untuk beberapa desa yang mekar tahun ini,” tutupnya. [Nardi Jaya]

Facebook Comments

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

News Feed